| |
| By Izhar, on 02-03-2009 07:19 |
Views : 44 |
Favoured : 2 |
Tepi Barat: Sebuah organisasi hak asasi manusia menegaskan bahwa pasukan penjajah Israel terus melakukan kejahatannya terhadap rakyat Palestina selama bulan Februari yang lalu. Mereka terus melakukan aksi pembunuhan, penangkapan, dan penergapan yang menyebabkan 23 warga Palestina menemui syahidnya, empat di antaranya anak-anak dan tiga perempuan.
Organisasi ini menegaskan bahwa selama bulan Februari, 23 warga Palestina, 18 di antaranya di Jalur Gaza kebanyakan dikarenakan luka selama perang Israel terhadap di wilayah itu. Sementara warga di Tepi Barat yang meninggal berjumlah lima warga.
Organisasi HAM ini mengisyaratkan bahwa pasukan Israel meningkatkan serangan penangkapannya selama bulan lalu. Mereka menangkap 300 warga. Kebanakan yang ditangkapan adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun dan sejumlah kaum perempuan.
Organisasi ini mengatakan, kebanyakan warga yang ditangkap sedang berada di rumah mereka pada jam-jam dini hari. Sebagian lagi ditangkap di perlintasan militer yang dibangun Israel di Tepi Barat yang memutus jalur antar kota dan wilayah Palestina.
Organisasi HAM ini mengutuk pembunuhan yang terus diadopsi oleh Negara penjajah Israel. Tindakan Israel ini melanggar terus-menerus HAM di Palestina dan hak hidup rakyat di sana.
Organiassi ini menyerukan kepada masyarakat internasional dan lembaga hak asasi manusia dan lembaga yang menangani tahanan perang untuk memikul tanggung jawabnya atas kondisi ini. Mereka harus bekerja memaksa Israel menghentikan pelanggaran ini yang mengancam ratusan anak-anak yang berusia di bawah usia delapan belas dan menganam masa depan mereka. (Sumber:infopalestina)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar