Kiriman email dari kawan, akh GeneNetto. Syukran 4 him.
Salam, KNRP
Israel menyerang Gaza
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Yang wafat di Israel dari roket Hamas : 2 orang.
Luka-luka: tidak ada berita.
Yang wafat di Gaza dari roket Israel : 317 orang (pada 29 Desember 08).
Luka-luka 1.400 orang
(Yang wafat dan terluka di Gaza termasuk anggota Hamas, banyak sekali anggota polisi, orang dewasa sipil, wanita dan anak).
Seimbang?
Rumah sakit di Gaza sudah mulai kehabisan obat-obatan. Tetapi sebelum serangan Israel dimulai, stok obat-obatan memang sudah rendah sekali karena semua jalur keluar-masuk Gaza ditutup selama beberapa bulan. Terowongan bawah tanah yang digunakan warga Gaza untuk menyelundup obat-obatan, kebutuhan lain, dan senjata, juga dibom oleh Israel. Kalau ada ibu yang punya anak sakit di Gaza sekarang, beruntung sekali kalau bisa ketemu obatnya.
Sekjen PBB sudah menuntut agar jalur masuk Gaza dibuka oleh Israel supaya bantuan kemanusiaan bisa masuk. Sampai titik ini, masih ditutup dan bantuan yang sudah mulai dikirim dari bangsa lain masih bertumpuk di Israel karena tidak bisa masuk ke Gaza.
Apakah anda pernah mancing di kolam ikan? Coba mancing dengan bom. Ikan bisa lari ke mana? Warga Gaza yang sipil juga tidak sanggup melarikan diri.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Berita di You Tube:
Israel launches missile attacks on Gaza - 27 Dec 08
Segala puji bagi Allah, Pencipta alam semesta, Shalawat dan salam pada Rasulullah Salallahu alaihi wasalam, beserta keluarga, sahabat dan pengikutnya.
Dilatar belakangi oleh rasa solidaritas terhadap Rakyat Palestina yang kondisinya semakin hari semakin memprihatinkan akibat embargo yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan sekutu dekatnya, Uni Eropa (UE). Kondisi masyarakat Palestina sangat memprihatinkan, Sejak embargo dilakukan mereka kekurangan bahan makanan, obat-obatan, serta tidak ada uang untuk membayar gaji pegawai.
Amerika Serikat dan Negara-negara Uni Eropa sebagai negara yang menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) tidak pantas melakukan embargo yang menyebabkan penderitaan dan kesengsaraan berkepanjangan. Hal itu katanya jelas-jelas merupakan pelanggaran terhadap kemerdekaan, nilai-nilai kemanusiaan, dan pelanggaran terhadap HAM.
Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan berorientasi politik luar negeri yang bebas-aktif, harus mengambil peran nyata dalam kasus ini. Indonesia harus berperan mencegah tragedi kemanusiaan dan meluruskan praktek hubungan antarbangsa yang diskriminatif.
Partisipasi Indonesia dalam upaya penghapusan bentuk penjajahan di atas dunia dan perdamaian serta keadilan dunia adalah sebuah keniscayaan, karena sudah diamanatkan dalam pembukaan UUD 45. Selain itu, di masa perjuangan melawan penjajahan dulu Indonesia juga mendapat dukungan dari negara lain, seperti India yang memberi bantuan pangan di masa perjuangan. Lalu, pemerintah Mesir tercatat sebagai negara pertama yang memberi pengakuan internasional atas Kemerdekaan RI di tahun 1945. Semua itu tidak lepas dari kepedulian masyarakat unia terhadap nasib rakyat Indonesia. Seyogyanya kini Indonesia bersikap sama terhadap tragedi yang menimpa negara lain di belahan dunia manapun.
Oleh karenannya, Pemerintah Indonesia seharusnya aktif menggalang opini regional (Asean) maupun internasional (OKI, PBB, Bulan Sabit Merah dsb) untuk mengutuk embargo Israel, Amerika dan Negara-negara Uni Eropa terhadap Palestina dan memberikan bantuan dana kemanusiaan kepada Rakyat Palestina yang menjadi korban embargo tersebut
Guna mewujudkan solidaritas nasional yang bersifat lintas kelompok, suku, ras dan agama, serta lintas partai dan organisasi, demi mengoptimalkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, maka dengan ijin Allah SWT, pada hari Jumát 05 Mei 2006 telah didirikan Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP)
”Bangsa Indonesia Berempati pada Rakyat PalestinaYang Sedang Terjajah”
MISI
1.Menggalang partisipasi kalangan elit dari lintas agama lintas partai untuk aktif membantu tragedi kemanusiaan rakyat palestina akibat agresi dan tipudaya Israel
2.Mendorong pemerintah agar aktif menggalang opini regional (Asean) maupun internasional (OKI, PBB, BSMI dsb) untuk mengutuk Amerika dan Negara-negara Uni Eropa yang setuju agresi dan tipudaya Israel terhadap Palestina dan memberikan bantuan dana kemanusiaan kepada Rakyat Palestina yang menjadi korban Israel tersebut.
3.Menggalang dana yang signifikan dan opini publik yang positif dan konstruktif di kalangan Pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk berperan serta dalam menanggulangi salah satu musibah kemanusiaan di Palestina;
4.Mewujudkan solidaritas nasional yang bersifat lintas kelompok, suku, ras dan agama, serta lintas partai dan organisasi, demi mengoptimalkan bantuan kemanusiaan untuk Rakyat Palestina yang terjajah
Bulan ini (Juni) tepat 40 tahun masjid al-Aqsha dikuasai oleh Zionis. Kesucian dan kemulian Masjid al-Aqsha yang selama ini dibawah perlindungan umat Islam lenyap karena dicemari oleh tangan-tangan kotor Zionis. Sejak 40 tahun arogansi dan kedengkian Zionis terhadap kota suci tersebut diluahkan dalam bentuk pengotoran masjidnya, pengrusakan bangunannya, penistaan penduduknya terus menerus tanpa pernah berhenti, perampasan tanah-tanah disekitarnya untuk kepentingan zionis. Puluhan terowongan dibangun sambung menyambung untuk ruang kebaktian, musium untuk meletakkan buku-buku kunonya, bahkan ruang-ruang khusus untuk meletakkan peralatan-peralatan Haikal Sulaiman yang khurafat. Semuanya dibangun persis dibawah masjid al-Aqsha. Hingga saat ini proyek penggalian terowongan di bawah masjid tersebut terus dilakukan tanpa berhenti dengan dalih mencari Haikal Sulaiman yang hilang, padahal satu buah pakupun tidak ditemukan sepanjang 40 tahun penggalian di lokasi tersebut. Aljazeera telah menemukan 70 terowongan Israel di bawah lokasi Masjis al-Aqsha. Pada tanggal 25 September 2006 telah dibuka Sinagog di bawah tanah al-Aqsha setelah dibangun selama 10 tahun.
Sementara itu Ketua Harakah Islamiyah di Palestina ’48, Syaikh Raed Shalah penemu terowongan mengatakan :" Bahwa penggalian yang sudah di mulai di bawah masjid al-Aqsha sejak tahun 1967 sampai hari ini masih terus dilakukan, setelah dibangun Sinagog Yahudi di bawah masjid al-Aqsha yang terdiri dari dua tingkat untuk laki-laki dan wanita (tahun 1996)". Hadir dalam pembukaan pembangunan Presiden Israel Moshe Katzav. Syaikh Shalah menambahkan, penggalian-penggalian itu telah menyebar bercabang-cabang dari arah bawah masjid dan dengan kedalaman yang berbeda-beda. Penggalian telah dimulai ke berbagai arah menjauh dari masjid. Mereka menggali terowongan yang menghubungkan antara terowongan-terowongan yang ada di bawah masjid dengan kampung Silwan yang berdampingan dengan masjid. Juga dengan terowongan-terowongan panjang dari bawah masjid hingga ke gedung-gedung milik tokoh utama Yahudi di Parlemen dan pemerintah. Selain itu juga ke rumah tokoh-tokoh Yahudi yang melakukan ritual di dalam Sinagog tersebut.
Zionis memang berhasil memenangi perang urat syaraf terhadap umat Islam. Mereka berhujjah bahwa kawasan suci umat Islam baitul Maqdis adalah yang terletak di atasnya sementara yang dibawah masjid adalah miliknya. Dengan hujjah seperti itu umat Islam terpaksa menerimanya dengan gigit jari dan Israel terus melakukan proyek penggalian. Sesungguhnya negeri Palestina yang didalamnya terdapat Baitul Maqdis sebagai jantungnya adalah kota suci umat Islam yang ketiga setelah Mekah dan Madinah. Baitul Maqdisbukan milik orang Palestina saja walaupun mereka adalah orang-orang yang paling berhak memilikinya. Tetapi Baitul Maqdis adalah milik setiap orang Islam dimanapun ia berada dibarat maupun di timur. Ia adalah denyut nadi akidah kita sebagai penyempurna tiga masjid suci. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad s.a.w : Artinya : "Janganlah kamu bersegera untuk mengadakan perjalanan kecuali untuk menuju tiga masjid iaitu Masjidil Haram, Masjidil Aqsa dan Masjidku ini " al-hadis.
Baitul Maqdis adalah sebagian dari negara Palestina dan bahkan ia merupakan buah mata dan urat nadinya, ia mempunyai tempat tersendiri dalam hati umat Islam. Allah SWT telah menerangkan sifat negeri ini dengan "keberkatan", Allah SWT mensifatkan Masjidil Aqsa dalam suratal-Isra’ : "Yang kami berkati sekelilingnya" (Al-Isra ':1). Ketika Allah SWT berfirman tentang Kekasih-Nya Ibrahim AS: "Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Lut ke sebuah negeri yang Kami telah memberkatinya untuk sekalian alam" (Al-Anbiya ': 71) "Dan Kami jadikan di antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya beberapa negeri yang berdekatan dan kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam dan siang hari dengan aman" (QS,Saba': 18) dll.
Negeri-negeri yang diberkati Allah ini ialah Syam dan Palestina. Seorang ulama tafsir, Al-Alusi penulis tafsir Ruhul Ma'ani berkata: "Yang dimaksudkan dengan negeri-negeri yang diberkati dalam ayat di atas adalah negeri Syam karena banyaknya pohon-pohon dan buah-buahannya serta keluasan hidup untuk penduduknya. Berkata Ibnu Abbas: "Ia adalah Baitul Maqdis, dan berkata Ibnu 'Atiyyah: "Sesungguhnya para ahli tafsir berijma' bahwa yang dimaksudkan di situ adalah Baitul Maqdis". Allah berfirman, maksudnya : "Demi (buah) Tin dan (buah (Zaitun) dan demi bukit Sinai dan demi Kota (Makkah) ini yang aman "(QS,At-Tin:1-3). Bahwa yang dimaksudkan dengan Tin dan Zaitun adalah tanah dan bumi yang tumbuh padanya Tin dan Zaitun, yaitu Baitul Maqdis" (Ruhul-Ma'ani, Imam Al-Alusi, 22-129).
Palestina jatuh ke tangan umat Islam pada zaman khalifah Umar bin al-Khottob. Abu Ubaidah pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644) berhasil nenaklukkan Elia (sebutan Yerusalem pada masa itu) dan umat Islam tidak menerima penyerahan Baitul Maqdis dari orang-orang Yahudi, dan bahkan ketika itu tidak ada satu orang Yahudi pun yang terdapat di sana. Hal ini ialah karena orang-orang Romawi telah melarang kewujudan orang-orang Yahudi di Palestina, semenjak mereka mengakhiri kewujudan Yahudi di sana sejak lebih dari empat abad. Di antara syarat yang diterima oleh Umar ibnu Al-Khattab dari Patriak Baitul Maqdis ketika menerima penyerahan kota tersebut adalah: "Agar Eliya (Baitul Maqdis) tidak dihuni oleh orang-orang Yahudi" Perjanjian itu dilakukan Khalifah Umar sendiri dan patriark (pemimpin) Yerusalem yang menyerahkan kunci kota itu kepadanya. Prinsip ini telah menarik banyak penduduk untuk memeluk Islam. Sejak itu, Palestina berada dalam kekuasaan Islam di bawah otoritas gubernur Mesir. Penduduknya menikmati keamanan dan ketenteraman sehingga diinvasi oleh pasukan Salib tahun 1096. Pasukan salib berhasil menguasai Palestina mulai tahun 1096 –1291 M.
Sejarah perang Salib telah mencatat untuk kita segala musibah yang menimpa Kota suci ini ketika ia diduduki oleh tentera Salib, di mana mereka telah membunuh enam puluh ribu jiwa di dalam masjidnya dan kota ini tetap tertawan di tangan kaum Salib selama sembilan puluh tahun, sehingga ia dibebaskan oleh Salahuddin Al-Ayyubi rahimahullah pada tahun 1187 M setelah mendapatkan kemenangan ke atas tentara Salib dalam pertempuran Hittin yang masyhur. Sejarah tidak pernah menoleh akan adanya "kewujudan" Yahudi di Palestin dan sejarah juga tidak memberi perhatian kepada hal itu dan ia hanya memperlakukan mereka sebagaimana negeri Islam memperlakukan penduduk Ahluzzimah dengan toleransi, kemurahan, keadilan dan kebaikan.
Selama 400 tahun Palestina berada di bawah kekuasaan Turki Usmaniyah. Hal ini dimulai pada 1517 dalam rangka serangan Sultan Salim I terhadap kerajaan Mamluk Mesir dan berakhir pada 1917/1918. Dalam peran dunia pertama Inggris merebut kawasan Bulan Sabit (Fertile Crescent) yang subur dari pendudukan orang Turki Usmani, Palestina diletakkan dibawah mandat Inggris. Sejak tahun tersebut dan dengan adanya perjanjian Balfour tahun 1917 Yahudi mulai berdatangan ke Palestina dibawah perlindungan Inggris.
Penjajahan Yahudi atas Baitul Maqdis. Sejak berdirinya Negara Israel sehingga pertempuran tahun 1967 (1948-1967): Pemerintahan Israel terkenal dengan istilah ;Negara dan Terorisme Negara. Pada awalnya setelah mereka berhasil mendirikan negara pada 1948, banyak kalangan yang memperkirakan bahwa Israel akan menghentikan secara bertahap bentuk-bentuk terorismenya. Tetapi ternyata pandangan tersebut meleset, justru pada saat bersamaan muncul empat buah fenomena berikut; 1) Pembentukan pasukan pertahanan Israel dari unsur–unsur organisasi terorisme zionisme seperti Haghana, Balmach, Arghon, Stern dan lain-lain. 2) Para pejabat organisasi-organisasi terorisme tersebut kemudian menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan Israel. 3) Pasukan Israel yang baru terbentuk ini, ternyata mempertahankan landasan terorisme sebagai dasar gerakan. 4) Pemerintah Israel tetap melanjutkan kebijakan terorismenya dalam bentuk terorisme negara.
Pada Juni 1967 "Perang Enam Hari" Israel melakukan sebuah operasi yang mirip dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Fasis Jepang pada tanggal 7 Desember 1941 atas Pearl Harbour, yang tanpa sesuatu pernyataan perang menyerang pusat pangkalan Amerika. Pada tanggal 5 Juni 1967, tanpa ada suatu pernyataan perang skwadron-skwadron angkatan udara Israel menghancur-leburkan angkatan udara Mesir yang masih berada di atas landasan. Mesir tidak bisa bangkit menyerang Israel karena hampir semua angkatan udaranya lumpuh.
Kejahatan perang yang mereka lakukan terhadap negara-negara Arab khususnya Mesir membuahkan hasil yang mereka harapkan. Setelah tahun 1967 tersebut kaum Zionis menduduki sebuah wilayah yang luasnya tiga kali lebih besar dari pada wilayah yang diberikan pada mereka berdasarkan pembagian yang ditetapkan pada tahun 1947. Salah satu wilayah caplokan barunya adalah Tebing Barat, Jalur Gaza dan Baitul Maqdis yang jatuh pada tanggal 8 Juni 1967. Sejak itu pemerintah Israel membangun pemukiman Yahudi secara besar-besaran dengan bantuan dari Organisasi Zionis Internasional, bank-bank Yahudi dan berbagai lembaga atau yayasan Yahudi di seluruh dunia. Khusus terhadap Baitul Maqdis dilakukan peng-Yahudian secara besar-besaran.
Sejak jatuhnya Baitul Maqdis pada Juni 1967, Israel telah melakukan perbuatan-perbuatan yang keji dan menyakitkan hati umat Islam terhadap masjid al-Aqsha. 1) Menciptakan ritual baru di dinding Masjid al-Aqso yang disebut "Dinding Ratapan" satu bentuk peribadatan baru yang tidak tertulis didalam kitab Taurot, Talmut maupun kitab-kitab kuno para pemimpin agamanya. Kawasan tersebut dirampas dari umat Islam. 2) Membakar masjid al-Aqsha pada tahun 1969. 3) Menggali berpuluh-puluh terowongan dan menciptakan ruang-ruang khususuntuk ritual, musium dll yang berada tepat dibawah masjid al-Aqsha. 4) Membangun sebuah kota agama untuk para wisatawan asing maupun lokal, dan bisa dinikmati oleh para pengunjung khususnya para generasi muda Yahudi. 5) Israel sengaja membuat kota wisatawan itu dari batu-batu buruk dan arsitektur klasik yang seakan-akan menggambarkan bahwa ia telah berusia ratusan tahun, gunanya untuk mengelabuhi para wisatawan dan khususnya generasi baru Yahudi bahwa Haikal Sulaiman itu memang wujud dibawahnya. 6) Mengizinkan para wisatawan asing maupun lokal untuk memasuki masjid al-Aqsha. 7) Melarang umat Islam yang berusia dibawah 44 tahun memasuki dan solat didalam masjid al-Aqsha. 8) Mendirikan pemukiman-pemukiman baru bagi warga Yahudi yang dekat dengan masjid dengan cara merampas tanahnya dari para pemiliknya bangsa Palestina. Sehingga Masjid al-Aqsha sekarang sudah mulai terkepung dengan pemukiman-pemukiman baru warga Yahudi. 9) Membangun tempat-tempat maksiyat semisal cafe-cafe untuk berdansa dan meminum-minuman keras persis di depan mihrab masjid al-Aqsha.
Pada saat ini Israel terus melakukan bentuk-bentuk aksi terorisme terhadap bangsa Palestina dan telah berkembang, baik kuantitas maupun kualitas baik waktu maupun tempatnya. Diantaranya adalah, pembunuhan terencana, memprovokasi dan menyerang warga Arab dimana saja, penghancuran masjid, bis dan kendaraan-kendaraan pribadi, rumah dan fasilitas umum, penyiksaan fisik, embargo ekonomi, penculikan, pembantaian sistematis, pengrusakan areal pertanian dengan racun maupun bouldoser, membunuh ternak, menghancurkan pusat-pusat perdagangan, mengebom sarana-sarana umum, meruntuhkan rumah-rumah penduduk dan lain-lain. Aksiterorisme yang masih baru adalah Pengahancuran Jenin, Pembunuhan para tokoh Hamas semisal Ahmad Yasin, Abdul Aziz Rantisi, pengeboman satu bulan penuh Libanon Selatan, penculikan dan pemenjaraan 40 ahli dewan dan 35 setingkat camat dan bupati dari Hamas tanpa adanya satu alasan dan bukti, aksi-aksi ini terus memuncak sehingga hari ini. Aksi kejahatan yangpaling baru adalah penangkapan 33 tokoh-tokoh penting Hamas.
Masjid al-Aqsha sekarang telah tertawan oleh kebuasan Israel di tengah-tengah lalainya bangsa Arab Muslim yang jumlahnya hampir seratus juta, atau satu milyar umat Islam di seluruh dunia. Al-Quds memerlukan para mujahid sejati semisal Umar bin al-Khottob yang berhasil membukanya dari tangan-tangan kolonialis Romawi Timur yang zalim untuk dilestarikan kesuciannya dijaga kehormatannya sebagaimana dahulu berada dibawah jagaan para ambiya'. Al-Quds memerlukan pejuang gagah berani semisal Solahuddin al-Ayyubi yang menyatukan umat Islam sehingga berhasil memerdekakannya dari tangan-tangan tenara salib yang telah mengotorinya hampir sembilan puluh tahun. Umat Islam adalah penerus mata rantai risalah perjuangan para ambiya' dengan akidahnya yang lurus, oleh karena itu sudah tentu mereka yang paling berhak menjaga kesucian dan kehormatan masjid al-Aqsha tersebut. Kita berdoa semoga masjid al-Aqsha cepat dikembalikan oleh Allah s.w.t ketangan umat Islam.
[1] Makalah ditulis oleh DR. Muqoddam Cholil, MA. Ketua Harian KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina). Dalam rangka mengingatkan Pendudukan Zionis atas Masjid al-Aqsha pada 8 Juni 1967.
1. Bank Syariah Mandiri Cab. Mukakuning Batam (Kode Bank : 451) a.n KNRP KEPRI No. Rek. 7017234204
JazakumuLLah Khairan katsira atas bantuan Bapak/Ibu sekalian.
MUTIARA ALQUR'AN-HADIST
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. (QS AlHujurat :15)
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al Baqarah : 261)
Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda: "Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan sulit tidur dan demam." (Shahih Muslim)
Rasulullah saw bersabda: “Sesama muslim itu bersaudara. Oleh karena itu, jangan menganiaya dan jangan mendiamkan. Siapa saja yang memperhatikan kepentingan saudaranya, Allah akan memperhatikannya. Siapa saja yang melapangkan satu kesulitan sesama muslim, niscaya Allah akan melapangkan satu kesulitan dari beberapa kesulitannya pada hari kiamat. Siapa saja yang menutupi kejelakan seorang muslim Allah akan menutupi kejelekannya pada hari kiamat.” (HR.Bukhari dan Muslim).
Rasulullah SAW bersabda : Segolongan dari umatku kan terus berada dalam kebenaran, Mereka akan terus berjuang melawan orang yang memusuhi mereka. Mereka seperti bejana makanan di antara para penyantapnya, sampai Allah memutuskan ( kemenangan bagi mereka ) sementara mereka dalam kondisi seperti itu. " Wahai Rasulullah, dimana mereka ?" Mereka disekitar Baitul Maqdis." ( HR. Ahmad dan Thabrani )
UCAPAN TERIMA KASIH
Kami mengucapkan JazakumuLLah Khairan Katsira atas bantuan Bapak/ Ibu donatur semua. Semoga menjadi amal shalih kita.
UCAPAN TERIMA KASIH
KNRP KEPRI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. PEMPROP KEPRI 2. PEMKOT BATAM (Bp. Ir. H.Ria Saptarika) 3. PEMKAB KARIMUN 4. PEMKOT TANJUNG PINANG 5. PEMKAB BINTAN 6. DPW PKS PROPINSI KEPRI (Ust Wildan Hadi Purnama) 7. DPD PKS KOTA BATAM (Bp. Ir. Ricky Indrakari) 8. DPD PKS TANJUNG PINANG (Bp. M.Arif, AMd) 9. DPD PKS BINTAN (Bp. M.Rafik, S.Ag) 10. DPD PKS KARIMUN (Bp. Satya Putra) 11. DPD PKS LINGGA (Bp. AlGhozali, S.Ag) 12. MUI PROPINSI KEPRI (Bp. Khairuddin N) 13. SCC PROPINSI KEPRI (Ust H.AbdulRahman,Lc 14. IKADI PROPINSI KEPRI (Ust Muqtafin,S.Ag) 15. IKADI KOTA BATAM (Ust Ispiraini,Lc) 16. Lembaga Adat Melayu/LAM (Bp H.Imran,AZ) 17. SALIMAH BATAM (Ibu Hj. Rosih) 18. CAHAYA UMAT BATAM (Ibu Dian R,S.psi) 19. RMKIB (Bp. Devianto) 20. KAMMI Batam (Syafrizal dkk) 21. BEM STIE Ibnu Sina (Mulyadi Dkk) 22. PMII Kota Batam (Sudianto Dkk) 23. GMPI Kepri (Areng Maulana dkk) 24. IMMPB Poltek Batam (Ahmad Sukmawan,dkk) 25. Masjid Raya Batam 26. Masjid Baitul Amal Marchelia Batam 27. Masjid Sukajadi Batam
28. Masjid Baitul Hamdi Buana Impian
29. Masjid Raudhatul Jannah Griya Btaji Permai
30. MT Ibu Rindang Garden
31.MT Kavling Baru dan Kavling Lama 32. Rumah Zakat Batam 33. Dompet Sosial Ulul Albab/ DSUA Batam 34. DSNI Amanah Mukakuning Batam 35. Kepanduan DPW-DPD PKS 36. MT UNISEM/ AIT (Bp. M.Iqbal) 37. MT Raudhatus Salam PT EPSON (Bp. Makmuri dkk). 38. MT MKPI / PSECB (Bp. Yudi/ Bambang dkk)
39. MT/ Musholla Rusun Bida Kuning & MT Shin-Etsu 40. RADIO SALAM FM 102,7 BATAM 41. SEGENAP JAJARAN KEPOLISIAN KOTA BATAM
42. SERIKAT PEKERJA ISLAM (SERPI)-Bp. Idris Suryana 43. TOKOH ALIM ULAMA, TOKOH MASYARAKAT, APARATUR PEMERINTAH dan MASYARAKAT UMUM yang mendukung PALESTINA MERDEKA dan BAITUL MAQDIS yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu SE-Prop. KEPRI dan di manapun berada .