Konferensi Istanbul, Fatwa Qardhawi; Zakat Pemulihan Gaza
Istanbul – Infopalestina: Badan Arab Internasional untuk Pemulihan Gaza
kemarin Rabu (17/6) menggelar konferensi internasional pertama untuk
pemulihan Gaza dengan diikuti oleh sekitar 800 orang dari 30 lebih
Negara Arab, Negara Islam dan Eropa yang mewakili asosiasi, lembaga
social, perusahaan dan bisnisman.
Badan yang dibentuk oleh asosiasi insinyur Jordania, Negara-negara Arab
dan internasional ini menyerukan agar pemulihan Gaza segera dimulai.
Sebab ada kebutuhan mendesak untuk rekontruksi Gaza yang mengalami
musibah perang yang menghancurkan infrastrukturnya sehingga tidak bisa
melayani warga dengan baik.
Badan ini menentukan 450 proyek kesehatan, permukiman dan pendidikan di
Jalur Gaza yang membutuhkan pemulihan segera dengan beban anggaran
mencapai setengah juta dollar AS.
Konferensi ini mengumumkan launching saham pemulihan Gaza kepada public
melalui asosiasi, badan-badan Arab, Negara Islam dan internasional.
Wail As-Saqa, ketua dewan managemen badan tersebut mengatakan bahwa
nilai saham mencapai 100 Euro dan akan tawarkan di sejumlah Negara untuk
membuka peluang untuk bersaham dalam pemulihan Gaza.
Badan tersebut menampilkan fatwa ketua Asosiasi Ulama Umat Islam, Dr.
Yusuf Al-Qardhawi yang menilai bahwa saham pemulihan Gaza adalah zakat
yang diwajibkan kepada setiap muslim.
Dalam fatwa itu disebutkan bahwa jika umat Islam telah dihalangi dalam
berhubungan dengan saudara-saudaranya di Gaza dan tidak bisa membalas
kejahatan Israel atau menghentikannya seperti yang diwajibkan oleh
syariat, atau tidak bisa mengirim bantuan berupa makanan, pakaian dan
obat, maka selemah-lemah uman adalah merekontruksi apa yang sudah
dihancurkan oleh Israel dari membangun rumah-rumah, sekolah, rumah
sakit, lembaga social, stasiun air, listrik, jalan-jalan dan
infrastruktur lainnya.
Fatwa menilai bahwa setiap Muslim wajib memberikan saham dalam
rekonstruksi Gaza karena itu adalah zakat yang wajib, sebab mereka
adalah fakir miskin dan mereka di jalan Allah. Dia juga termasuk wakaf,
sadakah jariah yang terus mengalir pahalanya meski yang mengeluarkan
telah meninggal. Dan termasuk wakaf yang selalu dijaga dan hasilnya
untuk kebaikan, juga termasuk obyek untuk memberikan wasiat dan sadaqah
sunnah.
As-Saqa mengatakan bahwa kini sudah dibuka biro Badan tersebut di
sejumlah Negara seperti Jordania dan Turki dan akan dibuka di sejumlah
Negara Arab lainnya dan Negara-negara Islam. Ia juga menjelaskan bahwa
secara resmi, Badan ini akan didaftarkan secara resmi di Inggris dan
Turki. Dalam kesemapatan ini juga, Turki menyumbangkan 350 juta Euro
untuk pemulihan Gaza. (bn-bsyr)
Rabu, 24 Juni 2009
Konferensi Istanbul, Fatwa Qardhawi; Zakat Pemulihan Gaza
Senin, 09 Maret 2009
HAM: Selama Februari, Israel Bunuh 23 Warga Palestina
| |
| By Izhar, on 02-03-2009 07:19 |
Views : 44 |
Favoured : 2 |
Tepi Barat: Sebuah organisasi hak asasi manusia menegaskan bahwa pasukan penjajah Israel terus melakukan kejahatannya terhadap rakyat Palestina selama bulan Februari yang lalu. Mereka terus melakukan aksi pembunuhan, penangkapan, dan penergapan yang menyebabkan 23 warga Palestina menemui syahidnya, empat di antaranya anak-anak dan tiga perempuan.
Organisasi ini menegaskan bahwa selama bulan Februari, 23 warga Palestina, 18 di antaranya di Jalur Gaza kebanyakan dikarenakan luka selama perang Israel terhadap di wilayah itu. Sementara warga di Tepi Barat yang meninggal berjumlah lima warga.
Organisasi HAM ini mengisyaratkan bahwa pasukan Israel meningkatkan serangan penangkapannya selama bulan lalu. Mereka menangkap 300 warga. Kebanakan yang ditangkapan adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun dan sejumlah kaum perempuan.
Organisasi ini mengatakan, kebanyakan warga yang ditangkap sedang berada di rumah mereka pada jam-jam dini hari. Sebagian lagi ditangkap di perlintasan militer yang dibangun Israel di Tepi Barat yang memutus jalur antar kota dan wilayah Palestina.
Organisasi HAM ini mengutuk pembunuhan yang terus diadopsi oleh Negara penjajah Israel. Tindakan Israel ini melanggar terus-menerus HAM di Palestina dan hak hidup rakyat di sana.
Organiassi ini menyerukan kepada masyarakat internasional dan lembaga hak asasi manusia dan lembaga yang menangani tahanan perang untuk memikul tanggung jawabnya atas kondisi ini. Mereka harus bekerja memaksa Israel menghentikan pelanggaran ini yang mengancam ratusan anak-anak yang berusia di bawah usia delapan belas dan menganam masa depan mereka. (Sumber:infopalestina)
Jumat, 20 Februari 2009
Hamas-Fatah Sepakat Akhiri Ketegangan
| Hamas-Fatah Sepakat Akhiri Ketegangan | | |
| Tuesday, 17 February 2009 | |
|
Hamas-Fatah bersepakat akhiri ketegangan dan menyatukan pemerintahan dan kabinet dalam rentang waktu dua tahun Pertemuan tingkat tinggi antara dua sayap utama gerakan Palestina, Hamas dan Fatah, yang selesai digelar di Kairo pada Sabtu (14/2) kemarin menghasilkan kesepakatan rekonsiliasi antar kedua belah pihak. Pertemuan yang disponsori oleh pemerintahan Mesir ini tercatat sebagai pertemuan tingkat-pemimpin pertama antara Hamas dan Fatah semenjak Hamas menguasi jalur Gaza. Keterangan resmi yang ditandatangani bersama oleh keduanya menjelaskan, jika pertemuan tersebut digelar sebagai usaha keras yang dilakukan untuk kemaslahatan Palestina dan mengakhiri perpecahan. Petemuan ini juga digelar sebagai jawaban atas berbagai seruan yang datang dari negara-negara Muslim yang mendesak kedua belah pihak untuk segera mngakhiri ketegangan dan mengutamakan persatuan. Presiden Turki Abdullah Gul, misalnya, beberapa waktu lalu mengkritik keras adanya perpecahan dalam tubuh Palestina. Gul secara tegas menyatakan jika Palestina tidak akan bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan penjajah Israel selama mereka sendiri masih silih berselisih. Harian Palestina yang terbit di London, al-Quds (15/2) mengabarkan, pertemuan yang dihadiri para petinggi Hamas dan Fatah itu menyepakati untuk mengakhiri ketegangan antar kedua belah pihak, membebaskan tahanan politik antar keduanya, serta bekerja sama untuk menyelesaikan problem dalam negeri Palestina dan memprioritaskan kepentingan umat lebih dari kepentingan golongan. Lebih jauh lagi, kedua belah pihak juga bersepakat untuk menyatukan pemerintahan dan kabinet, sekalipun dalam rentang waktu yang dibatasi, yaitu selama dua tahun. Dari sayap Hamas, hadir Dr. Mousa Abu Marzuq (wakil kepala biro politik Hamas) dan Dr. Mahmoud az-Zahhar (petinggi Hamas), sementara sayap Fatah diwakili oleh Ahmad Qari' dan Dr. Nabil Sa't. Setelah Hamas menguasai Gaza pada pertengahan 2007 silam, suhu ketegangan antara Hamas dan Fatah--yang menguasai Tepi Barat--semakin memanas. Puncak dari ketegangan ini adalah meledaknya bentrok fisik dan senjata, pendudukan kantor dan instansi, serta penculikan anggota antara kedua belah pihak. Rencananya, Hamas dan Fatah akan kembali menggelar pertemuan di Mesir pada 21 Februari mendatang. [atj/qds/www.hidayatullah.com] |
Salurkan Bantuan ke Gaza, KNRP Jalin Kerjasama dengan Organisasi Pekerja Medis Mesir
Selasa, 03 Februari 2009
KNRP Kumpulkan Rp282,063,649 untuk Palestina
http://sijorimandiri.net/fz/index.php?option=com_content&task=view&id=6356&Itemid=26
| Selasa, 03 Pebruari 2009 | |||||||||||||||
| BATAM CENTRE - Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Provinsi Kepri berhasil menggalang dana sebesar Rp282,063,649. Dari total tersebut, Rp260 juta telah dikirimkan ke Jalur Gaza. "Alhamdulillah, kita sudah mengirimkan dana bantuan ke Gaza sebesar Rp260 juta. Secara total dana yang berhasil terkumpul sampai tanggal 2 Februari ini, sebesar Rp282,063,649," kata Sekretaris KNRP Kepri Ahmad Saikhudin di Batam Centre, Senin (2/1). Ia mengatakan, danatersebut sebagai bentuk solidaritas masyarakat untuk meringankan beban warga Palestina yang menderita akibat kekejaman tentara zionis Israel. Dalam aksi pengumpulan bantuan tersebut, KNRP mendapat sokongan dari berbagai elemen masyarakat di Kepri. Menurut Ahmad, dana yang terkumpul berasal dari para donatur yang tersebar di seluruh wilayah Kepri. Sebagian besar dana sumbangan dari masyarakat itu diantarkan langsung ke sekretariat atau ditransfer ke rekening khusus KNRP. Ketua KNRP Kepri Bakhtiar Lc menyebutkan sumbangan masyarakat Indonesia yang berhasil terkumpul melalui KNRP secara nasional mencapai Rp22 miliar dan Rp14 miliar telah dikirim ke bumi Gaza. "Untuk wilayah Kepri sendiri, selain dalam bentuk tunai rupiah, infaq yang masuk juga berupa 430 dollar Singapura, 12 dollar US, 10 ringgit Malaysia, 1 riyal ditambah 6 cincin, 5 anting dan 1 gelang. Semua itu telah kita salurkan ke KNRP pusat untuk selanjutnya dikirim ke Palestina," ujar Bakhtiar. Gerakan solidaritas untuk Palestina, lanjut Ahmad diwujudkan KNRP dalam sejumlah program yang pelaksanaannya menggandeng majelis-majelis taklim masjid-masjid di Kepri. KNRP juga menjalin mitra dengan berbagai elemen/organisasi baik pemerintahan maupun masyarakat untuk bersama-sama menjalankan munashoroh (penggalangan dana). Bagi masyarakat Kepri yang hendak menyumbangkan bantuan, bisa dikirimkan melalui rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab Mukakuning, a.n KNRP Kepri dengan nomor rekening 1580037191. Informasi lebih jauh tentang KNRP, termasuk menyangkut kegiatan, program ataupun laporan keuangan, bisa dilihat di situs; http://knrp-kepri.blogspot.com. (sm/yr) http://batampos.co.id/Metropolis/Metropolis/KNRP_Kumpulkan_Rp22_M_Untuk_Sumbang_Palestina_.html
| |||||||||||||||
Senin, 02 Februari 2009
KNRP Kepri bertemu dengan Wartawan
KNRP akan terus melakukan Munashoroh/penggalangan dana dan opini sampai Allah SWT memberikan kemerdekaan kepada Palestina karena dulu tahun 1944 Indonesia juga pernah mendapatkan bantuan serupa dari Palestina.
Rabu, 28 Januari 2009
Ceramah, Ustadz Shami Abu Zuhri
Ceramah, Ustadz Shami Abu Zuhri, Jubir Resmi Hamas dan
Penasihat PM Palestina Ismail Haniya di
Saudara saudaraku sekalian
Apa yang terjadi di Ghaza, target yang disebutkan adalah untuk menghabisi Hamas dan Perlawanan bersenjata. Perang ini
Setelah itu mereka melakukan serangan darat dengan terus melakukan bombardir udara, mereka menghancurkan masjid, rumah sakit, ambulan, tempat tinggal warga sipil , dan menghancurkan semuanya . Ada keluarga yang dikumpulkan di satu rumah lalu rumah itu dibombardir seluruhnya. Mereka berjumlah 30 orang meninggal seluruhnya dalam satu rumah.
Mereka juga menggunakan senjata yang terlarang internasional, bom fosfor . Kami menghadapi semua hal itu. Kami sebagian mendapatkan jenazah yang tak tersisa kecuali tulangnya saja. Mereka menganggap bahwa dengan demikian Gaza akan menyerah. Israel menganggap akan tunduk. Tapi yang terjadi kebalikan dari itu. Meskipun banyak yang terbunuh, dibom, diblokade, Gaza tetap teguh dan rasa sakit itu tak menyebabkan mereka menyerah. Dalm setiap perang orang-orang sipil lari dari medan perang, tapi tidak demikian di Gaza. Warga Gaza justru datang dan ada di medan perang, bertahan. Sementara para pejuang terus berperang, dan warga Gaza mereka tidak lari dari medan perang, mereka menolak untuk pergi dari rumah mereka. Sehingga ada tank yang memaksa mereka untuk keluar dari rumah.
Perlawanan terus melakukan pembalasan dengan roket. Dan roket-roket ini telah diluncurkan semakin jauh jarak tempuhnya lebih dari 50 km. Israel mengatakan ingin untuk menghentikan roket Hamas. Tapi ternyata roket Hamas justru memiliki kekuatan yang lebih jauh dan memukul daerah Israel. Israel tak mampu menghalangi roket tapi sebaliknya lebih membuat kekuatan bagi roket Hamas.
Gaza digempur dengan bom, dan diblokade, warga kelaparan dan mengalami kesakitan akibat bombardir, tapi itu semua tak melemahkan Gaza. Israel mengakui kehebatan perlawanan pejuang Palestina. Mereka me ngakui gagal masuk ke Gaza. Dan tidak mampu masuk kecuali daerah perkebunan. Pejuang Hamas berperang tidak dengan
senjata tapi dengan senjata mati syahid. Mereka para pemuda yang cinta mati di jalan Allah. Karena itu, mereka layak mendapat kemenangan. Israel mempunyai pasukan yang pengecut. Dalam peperangan terbuka, mereka mengakui kehebatan pejuang Palestina. Dan akhirnya mundur dari Gaza tanpa syarat. Perang Gaza mempunyai tujuan, pertama menghentikan roket dan menghabisi Hamas. Apa yang terjadi, dua target itu tidak tercapai. Sedangkan Hamas menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Saya katakan kepada mereka, bahwa perang atas Gaza sudad gagal total
dan Hamas menang!
Bukan hanya pejuang yang cinta mati syahid, tapi semua warga di Gaza mencintai mati syahid. Kita bukan tidak menghargai hidup, Tapi ketika kita harus berhadapan dengan musuh, kita siap menghadapi musuh untuk mati syahid. Anak-anak Palestina, para pemuda, para perempuan Palestina, sejak hari pertama perang, telah gugur salah satu
warga dan ketika ditanyakan ia menjawab, Alhamdulillah, sekarang saya mempunyai saudara di akhirat. Orang mencintai mati syahid. Karena itu, kemenangan layak atas Gaza. Gaza layak untuk teguh. Kalian melihat gambar, lihat bagaimana korban akibat perang. Apa yang terjadi di Gaza sangat mengerikan dari perang yang terjadi di tempat manapun, tapi Gaza tetap tidak menyerah.
Israel menganggap Gaza seperti sebuah Negara besar. Padahal luasnya hanya 315 km . 2Seperti salah satu kampung di Jakarta. Meski demikian, dunia tidak bisa tenang melihat Gaza. Gaza menjadi tema di seluruh media massa, pembicaraan para politisi, meskipun
Gaza mengalami kerugian, dan penderitaan. Tapi karena Gaza tetap teguh, karena Gaza beriman, karena Gaza negeri perlawanan, karena Gaza dalah Hamas maka mereka mendapat penghargaan seperti itu. Perang atas Gaza adalah karena Gaza adalah negeri perlawanan. Gaza juga negeri di mana penduduknya beriman. Gaza 5000 orang hafiz
Quran , Jumlah ini melebihi jumlah orang yang hafal Quran di Negara-Negara Islam. Karena itulah kami bangga dengan Gaza. Gaza menjadi model umat. Mereka tidak menginginkan adanya negeri seperti Gaza. Mereka ingin negeri ini setidaknya kompromi dengan AS. Tapi di Gaza tumbuh gerakan Islam mujahid. Dunia menyaksikan
bagaimana pejuang Hamas dan sangat terkejut. Warga Gaza selalu shalat di masjid,dan dekat dengan masjid. Mereka menerapkan ajaran Islam di setiap sendi kehidupan..Inilah yang membuat gelisah musuh musuh Islam.
PM Palestina Ismail Hania , menjadi imam shalat di masjid-masjid. Dihari Jum'at , di bulan Ramadhan, di hari Idul Fitri. Ini adalah fenomena yang tidakdisukai oleh musuh ummat. Karena musuh umat biasanya hanya melihat umat shalat Jum'at ataushalat Idul Fitri. Yang terjadi di Gaza tidak terjadi di tempat lain. Dan inilahyang juga tidak diinginkan musuh umat. Karena itu, wajar bila mereka melakukan perang. Perang yang dilakukan adalah perang untuk menghabisi seluruh Gaza. Tapi hasilnya justru mereka yang mundur, dan Gaza tetap teguh seperti sedia kala.Mereka ingin Gaza menyerah mengibarkan bendera putih, tapi Hamas tidak menyerah dan takkan menyerah dan takkan mengibarkan bendera putih Insya Allah.
Hamas adalah gerakan perlawanan dan selamanya akan seperti itu. Meski ada yang terbunuh dari kami, perlawanan akan terus berlanjut karena Palestina adalah Negara terjajah, Gaza hanya awal kemenangan, dan bukan terakhir. Kemenangan Gaza akan terus dipelihara dan dilakukan perlawanan sampai Palestina merdeka. Masjidil Aqsha, kiblat pertama kaum muslimin, sekarang masih dijajah. Perlawanan Hamasharus terus dilakukan sampai Masjidil Aqsha bebas dari Israel . Mereka mengatakan ingin Hamas tidak memiliki senjata. Kami katakan, kami akan tetap mendapatkansenjata, dari bawah tanah dan dari bawahnya lagi. Takkan ada yang bias menghalangi senjata dari kami. Lakukan apa yang kalian mau, tapi perlawananan akan terus ada, Hamasakan tetap hidup dan perlawanan akan tetap berlanjut.
Saudaraku,
Penjajah sudah pergi dari Gaza. Akan tetapi saat ini warga Gaza masih menderita dua hal. Pertama, perbatasan yang saat ini sudah akan ditutup kembali. Kedua, rekonstruksi Gaza yang sudah hancur. Di mana ada ratusan ribu warga hidup di jalan jalan karena tak memiliki rumah. Hamas di masa mendatang akan memberikan tempat tinggal untuk
mereka dalam beberapa bulan. Dan Gaza harus tetap dibangun kembali. Mereka telah menghancurkan sekolah taman kanak- kanak, dan ribuan rumah. Sekarang kami akan membangun lebih banyak dari yang dihancurkan.
Ada konspirasi besar terus menerus atas Hamas, atas perlawanan. Israel tak mau perlawanan. Mereka ingin kami mengakui Israel, mengikuti keinginannya.Tapi Hamas katakan, takkan ada pengakuan yang kalian inginkan. Hamas takkan mengakui Israel dan takkan mundur dari memperjuangkan bangsa Palestina.
Apa yang kami sampaikan bukan hanya kata-kata tapi kenyataan sebenarnya.Israel telah membunuh pimpinan Hamas. Dalam perang ini gugur dua orang pemimpin Hamas, Nizar Rahyan dan Said Siyam . Karena itu, Hamas ada di garis depan .Kami tidak menjadikan rakyat menjadi korban di depan dan kami sembunyi,. Hamas telah memberikan Syaikh Ahmad Yasin, DR. Rantisi. Mereka mengatakan darah Ahmad Yasin sama harganya dengan darah anak-anak Palestina. Dan akhirnya Syaikh Yasin bertemu Allah sebagai syahid.
Ikhwan sekalian, Gaza adalah permulaan. Dan akan ada peperangan-peperangan lain. Kami tahu ada perbedaan antara satu peperangan dengan peperangan yang lain. Tapi kami tegaskan rakyat kami akan tetap teguh. Kami akan terus menghadapipenjajah Israel. Negara-negara Arab bagian dari yang menghimpit perlawanan dan tak ingin Hamas. Mereka memberi kesempatan pada Isrel untuk membunuh rakyat Palestina. Kalian mendengarkan juga bagaimana pernyataan Mahmud Abbas yang mengatakan bahwa Hamas membunuh warga sipil. Dia juga menyebut keberanian Hamas dengan penghinaan. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, ada seorang presidenyang menghina perlawanan.
Mahmud Abbas pada akhirnya akan menerima bahwa perlawanan akan terus berlanjut. Sekarang, Hamas di Kairo terus melakukan komunikasi dengan pihak Mesir untuk berusaha membuka perbatasan dan mencabut blockade.
Kalian hendaknya terus melanjutkan aksi aksi dukungan kalian, solidaritas untuk Gaza. Karena selama belum dibuka perbatasan, selama tidak dicabut blockade, berarti perang atas Gaza masih berlanjut. Karenanya suara Indonesia harus terus lantang menentang Israel menentang blockade atas Gaza. Kami, akan terus melanjutkan peperangan sebagai peran kami. Gaza seluruhnya akan menjadi Negara mujahidin. Dan tidak ada nada yang bisa mengalahkan Gaza bagaimanapun. Mereka mungkin membunuh nyawa, tapi tak mungkin membunuh semangat, membunuh cinta pada Palestina,membunuh cinta pada Islam dan membunuh cinta pada Al Aqsha. Karena itulah mereka tetap teguh berjuang.
Apa yang terjadi di Gaza, bukan antara pemerintah dan rakyat. Tapi rakyat saja. Pemerintah ada di jalan jalan, tak ada beda antara menteri, dan warga biasa. Ismail Haniya PM Palestina , sebelum menjadi pemimpin hidup di kamp pengungsi. Sekarang setalah menjadi PM ia baru hidup di rumah. Dan ia tak berbeda dengan warga lain. Tidak ada kompetisi, persaingan, perubahan gaya hidup, kecuali ia sama seperti dulu. Karena itu, Hamas tidak menganggp dirinya pemerintah. Tapi kami menganggap pelayan bagi penduduk Gaza. Karena itu, inilah yang disampaikan dalam jawaban, kenapa masyarakat cinta pada Hamas? Kenapa warga berhimpun dengan Hamas? Ini bukan
sekedar kata-kata tapi telah kami buktikan dalam kehidupan kami.
Ketika gerakan ini melakukan upaya untuk menghimpun dana untuk rakyat Palestina, ketika Hamas menginginkan barisan yang kuat untuk membela rakyat Palestina, inilah yang menyebabkan warga mencintai Hamas.
Perang Gaza menegaskan bahwa Hamas tetap teguh dan akan terus melanjutkan perang untuk mencabut blockade. Gaza adalah kelahiran baru bagi umat ini. Sebelumnya, Gaza tidak diketahui oleh banyak orang di dunia, apa yang dilakukan Hamas. Sekarang, semua orang tahu Gaza dan mendukung Hamas. Mereka ingin Hamas terbunuh di
Gaza, tapi Alhamdulillah, sekarang Hamas di Indonesia dan di seluruh Negara didunia . Karena itu, Hamas telah sebelumnya terpenjara di Gaza, sekarang mereka ada di hati setiap orang. Bahkan juga di Eropa, banyak orang Eropa dan bahkan juga di AS, yang kini mendukung Hamas. Israel telah gagal. Sebelum perang, ada orang yang tertipu dengan Isrel. Tapi perang ini, telah membuktikan kegagalan moral pasukan Israel. Image Israel sangat buruk, pelaku kejahatan perang, tak mempunyai itikad perdamaian. Ini artinya, perang atas Gaza telah gagal dari keinginan Israel. Sekarang, kami katakan,telah ada kenyataan baru. Tak hanya di Gaza tapi di sluruh dunia. Manusia memberikan dukungan kepada perlawanan dan Gaza. Mereka tersebar di seluruh dunia. Para pemuda,ingin pergi ke Gaza untuk berperang. Ini adalah semangat baru, ruh baru, yang tidak ada sebelum adanya perang Gaza. Karena itu, kami akan menguatkan perlawanan untuk kemerdekaan Palestina, memelihara kemuliaan umat Islam.
Perang Gaza, kami katakan peperangan kemenangan. Karena meski kami hancur, tapi umat tidak hancur. Setiap tempat menganggap Gaza sebagai tempat kebangkitan. Dan Alhamdulillah Gaza menang, dan ini kemenangan semua umat Islam. Karenanya, masa depan Gaza tidak dalam kondisi berbahaya. Justru Israel yang berbahaya setelah peperangan ini.
Saudaraku, Masalah Palestina harus terus didukung. Dan menjelaskan masalah ini ke seluruh masyarakat. Agar masalah Palestina menjadi masalah prioritas yang harus diselesaikan. Jika Gaza telah mengorbankan darah, kalian juga telah mengorbankan dukungan dan aksi solidaritas untuk kami
Penutup, kami katakana bahwa Hamas dalam kondisi baik baik. Dan kami sudah semakin
mendekati kemenangan. Jumlah syuhada yang gugur lebih sedikit dari jumlah Israel yang terbunuh. Kami, yakin sebelum dan sesudah perang bahwa kami akan terus melakukan perlawanan dan menghadapi semua ancaman Israel
Jika Israel didukung AS dan Barat,. Maka Kalian lebih utama mendukung Hamas dan Palestina. Masalahnya sekarang, kalian bersama kami. Sedangkan Israel didukung Barat, untuk menjajah wilayah suci di Palestina. Muslim wajib mendukung perlawanan dan Hamas menghadapi Israel . Ada dua kubu di dunia, kubu mendukung Hamas dan kubu mendukung AS dan Israel. Hamas di Gaza, di negeri yang kecil, tapi Hamas telah menjadi sebuah Negara yang pengaruhnya begitu luas. Gaza yang kecil menjadi besar dalam pengaruhnya. Warga Gaza memang menderita tapi mereka merasa mulia dan bangga karena mereka telah berhasil mengusir Israel. Karena mereka bisa mentantang AS yang mengaku sebagai pemimpin dunia. Hamas mengatakan tidak! Hamas takkan tunduk dan takkan hilang semangat.
Saya tutup, dengan ucapan bahwa kami akan terus melakukan perlawanan, kami akan terus melakukan pembuatan senjata, kami terus akan melakukan latihan untuk para mujahidin, dan kami akan terus melakukan perang sampai Palestina merdeka. Kalian, warga Indonesia, kami tahu kalian ingin pergi ke Gaza. Tapi kondisi tak
memungkinkan. Tapi kelak akan datang waktunya. Dan akan semua orang Islam bisa bebas datang ke Palestina sama-sama berperang melawan Israel.
Kami mengharap dukungan mental, informasi, inilah yang paling penting dilakukan saat
ini. Kami ingin juga bertemu kalian takkan hanya bertmu kalian hanya di sini, tapi juga di masjidil Aqsha.
Selasa, 27 Januari 2009
Labbaika Filashtin (Kami memenuhi panggilanmu wahai Palestina)
Labbaika Filashtin (Kami memenuhi panggilanmu wahai Palestina)
Minggu, 25/01/2009 11:14 WIB Cetak | Kirim | RSS
Sungguh ruh maknawi yang agung ini serta iman yang kokoh di dalam dada adalah faktor utama dari setiap kemenangan. Sampai sekarang tentara-tentara militer tetap mengutamakan ruhiyah dan psikologi prajurit sebagai faktor utama kekuatan pasukan.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah Saw, serta kepada para sahabat dan pengikutnya.
Allah Swt berfirman, "Sesungguhnya Allah akan membela orang-orang yang beriman, sesungguhnya Dia tidak menyukai para pengkhianat dan orang-orang kafir. Diizinkan bagi mereka yang dizalimi untuk berperang, dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa untuk menolong mereka. Mereka yang diusir dari negeri mereka dengan jalan yang tidak benar, hanya karena mereka berkata, 'Tuhan kami adalah Allah'." (Al-Hajj: 38-40)
Ayat yang mulia di atas menerangkan kepada kita bahwa Allah akan melindungi hamba-Nya yang beriman dari kejahatan kaum kafir, dengan cara mengizinkan mereka untuk berperang, dan Allah-lah yang akan memenangkan mereka, sebab Dia Maha Kuasa untuk menolong hamba-Nya. Hal itu karena mereka adalah orang-orang yang berada di atas kebenaran yang nyata, dan mereka telah dizalimi dengan diusir dari negeri mereka sendiri dengan cara yang tidak benar. Perang diwajibkan atas mereka, bukan sengaja mencari jalan untuk berperang, mereka tidak punya dosa selain karena menolak untuk menjadi hamba selain bagi Allah Rabb semesta alam.
Ayat di atas telah meletakkan sebuah asas hukum Ilahi yang tak kan pernah berubah. Yaitu bahwa kebenaran yang dizalimi pasti akan menang dan kebatilan yang zalim pasti akan kalah. "Dan katakanlah bahwa telah datang kebenaran dan lenyaplah kebatilan, sungguh kebatilan pasti akan lenyap." (Al-Isra: 81).
Tidak ada tujuan—setelah Allah—dalam melenyapkan bencana yang menimpa umat ini, selain dengan berjihad dan melakukan segala bentuk perlawanan, walaupun kekuatan yang dimiliki tidak mencukupi, selama ada firman Allah… "Orang-orang yang yakin pertemuan dengan Allah berkata, 'Betapa banyak kelompok kecil yang menang melawan kelompok besar dengan izin Allah. Dan sungguh Allah bersama orang-orang yang bersabar'." (Al-Baqarah: 249)
Pernyataan dalam ayat di atas telah terjadi pada kaum muslimin di perang Badar melawan kaum kafir, juga dalam Hiththin melawan pasukan Salib, perang Ain Jalut melawan pasukan Tatar, dan belum lama ini dalam perang Tamuz tahun 2006 M di selatan Lebanon. Dalam perang-perang tersebut hancur-leburlah kebatilan yang lengkap dengan persenjataan mereka melawan kebenaran yang ditolong dengan bantuan dari langit.
Dengan jihad seperti ini, kebenaran akan menjadi tinggi, ummat tidak akan menjadi hina, dan musuh tidak akan berani merendahkannya. Dengan jihad, menyatulah kemuliaan dunia dan nikmat akhirat dengan izin Allah. Inilah kabar gembira bagi kita di masa-masa ini. Kita melihat kabar gembira tentang kemenangan para pejuang di Gaza. Mereka yang bertahan dalam memperjuangkan hak-hak mereka, tanah air mereka, agama mereka, proyek jihad mereka yang menolak segala kehinaan dan kerendahan. Padahal mereka dibantai, tapi mereka tidak mau berupaya untuk membalas bantaian dengan bantaian.
Ruh Maknawi yang Agung
Para mujahidin mengetahui bahwa seribu kali kalah dalam perang melawan musuh di medan perang, lebih ringan dari pada satu kali kekalahan dalam perang melawan diri sendiri. Oleh karena itu, mereka memulai langkah mereka dengan perang melawan diri sendiri. Mereka berhasil mendidik generasi kaum Mukminin tentang makna-makna iman, kehormatan, keberanian dan keyakinan akan pertolongan Allah bagi orang-orang yang beriman.
Mereka tidak terpengaruh oleh tudingan-tudingan miring yang mementahkan perjuangan mereka, seruan-seruan untuk menyerah serta sesumbar musuh yang memiliki kekuatan yang dapat mengalahkan mereka. Mereka meyakini bahwa Allah jauh lebih besar dari semua ciptaan-Nya. Dialah sumber kekuatan yang tiada terkalahkan. "Allah selalu menang dalam setiap urusan-Nya, tetapi kebanyakan orang tidak mengetahuinya." (Yusuf: 21)
Mereka telah mengikat janji transaksi kepada Allah, transaksi yang selalu diserukan oleh para hamba pilihan Allah yang memiliki jiwa besar. Allah berfirman, "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang yang beriman nyawa dan harta benda mereka dengan harga Surga. Mereka berperang di jalan Allah, membunuh dan terbunuh. Sebagai sebuah janji yang benar dari pada-Nya, yang telah tertera di dalam Taurat, Injil dan Al-Quran. Dan barang siapa yang menepati janji (transaksinya) dengan Allah, maka berbahagialah dengan jual beli yang kalian jalani, sungguh hal itu adalah keberuntungan yang besar." (At-Taubah: 111)
Sungguh ruh maknawi yang agung ini serta iman yang kokoh di dalam dada adalah faktor utama dari setiap kemenangan. Sampai sekarang tentara-tentara militer tetap mengutamakan ruhiyah dan psikologi prajurit sebagai faktor utama kekuatan pasukan. Bahkan penilaian terkecil para pakar strategi militer mengakui bahwa ruh maknawi memiliki kekuatan lebih dari 50 % dari kekuatan seluruh pasukan. Di satu sisi, sebagian pakar yang lain berpendapat bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi persenjataan modern, menyebabkan semakin sedikit tentara yang saling berhadapan langsung, sehingga kekuatan maknawi ini tidak kurang dari 3/4 dari kekuatan pasukan.
Jihad yang terjadi di Palestina sekarang, seolah-olah mengatakan bahwa kekuatan ruhiyah tersebut melebihi 90 %. Walaupun demikian para pejuang memahami bahwa hal itu tidak berarti mereka tidak memerlukan perlengkapan yang cukup dan latihan yang baik sesuai dengan kemampuan mereka, sebagai upaya merealisasikan perintah Allah yang berbunyi, "Dan persiapkanlah bagi mereka (musuh-musuh Allah) kekuatan, apa saja yang engkau bisa, dan dari kuda-kuda perang yang ditambat, yang dengannya engkau membuat gentar musuh Allah dan musuh kalian." (At-Anfal: 60). Mereka mengetahui bahwa dengan ruh maknawi yang agung, iman yang kokoh, keyakinan yang sempurna akan pertolongan Allah, dan dengan perlengkapan serta latihan yang baik sesuai kemampuan, mereka akan memperoleh kemenangan.
Telah kita lihat bersama bagaimana kabar gembira tentang kemenangan itu. Walaupun musuh menggunakan pesawat tempur, tank-tank, tentara dengan jumlah besar, sekalipun mereka mengerahkan seluruh kekuatan tempur baik udara, laut dan darat, dan mereka berupaya keras untuk menghancurkan perlawanan mujahidin dengan menembakkan berton-ton bom ke atas kepala penduduk yang tak berdosa, para mujahid tidak pernah gentar menghadapi perlakuan yang keji itu, mereka tidak pernah lemah menghadapi kekuatan besar itu. Mereka tetap bertahan dengan meluncurkan rudal-rudal, di saat pesawat udara Israel berputar-putar di atas langit Gaza.
Lihatlah ratusan ribu penduduk Israel, betapa mereka merasa sangat ketakutan, setelah rudal-rudal itu mampu membunuh dan melukai sebagian mereka serta menghancurkan beberapa pabrik di kota-kota Israel. Lihatlah betapa pejuang mampu menangkap dan menahan beberapa tentara musuh, dan usaha itu mencengangkan banyak orang. Walaupun musuh Zionis telah memulai serangan brutal ini, tetapi yang mendapatkan kemenangan insyaallah para mujahid yang berjuang dengan segenap kekuatan dan ketabahan. Kemenangan insyaallah bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang zalim akan mengetahui akibat dari perbuatannya. Allahuakbar wallillahilhamdu (SINAI/IKH)
Dr. Mahdi 'Akif, Mursyid 'Aam Ikhwanul Muslimin
Mari Dukung Perjuangan Hamas
Jumat, 19/12/2008 10:57 WIB Cetak | Kirim | RSS Rakyat Palestina berinteraksi dengan Hamas dan mereka dapati bahwa gerakan ini tidak dikotori ambisi duniawi dan tidak mengharapkan kekuasaan dalam arti sempit.
Bismillaahirrahmaanirrahiem. Selawat dan salam semoga tercurah kepada nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabat serta orang-orang yang loyal kepadanya.
Hamas, Lubuk Perjuangan Umat
Hamas adalah hati umat Islam dan kemuliaannya. Hamas telah menghidupkan semangat rakyat Palestina yang telah beku. Hamas membangkitkan harapan yang pernah lenyap. Hamaslah yang telah menggagalkan proyek Zionisme dalam penghancuran jantung umat Islam di Palestina. Hamaslah yang telah memaksa dunia internasional untuk mengakui keberadaan bangsa Palestina setelah sekian tahun tidak diakui keberadaannya.
Karena itulah umat Islam Palestina telah mendapatkan naungan hingga seluruh rakyat Palestina mendukungnya dengan sepenuh hati. Kalaulah tidak karena tabir dan rintangan yang dibuat oleh pemerintah otonom, maka ribuan mungkin jutaan sukarelawan akan bergabung melawan penjajah untuk membebaskan negeri Palestina dan membersihkan kesucian Al-Quds serta mengembalikan hak-hak rakyat Palestina.
Tipuan Politik
Seiring dengan perjalanan waktu, negara-negara besar menggunakan tipu daya dan kecurangan politik dalam melancarkan misinya. Fitnah dikobarkan di tengah revolusi rakyat Palestina. Di balik komoditas perjanjian damai, Zionis berusaha menggunakan kesempatan untuk meluaskan daerah jajahan dan mengokohkan pendudukan atas tanah Palestina serta membangun tembok pemisah, membunuh para pejuang kemerdekaan, memblokade Gaza, menghancurkan bangunan-bangunan penduduk, dan merusak pertanian-perkebunan.
Hamas Adalah Harapan Rakyat Palestina
Penyemangat gerakan perlawanan Islam Palestina terhadap Zionis adalah Hamas. Rakyat Palestina merasa bahwa harapan mereka dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan masa depan adalah Hamas. Mereka hidup berinteraksi dengan Hamas dan mereka dapati bahwa gerakan ini tidak dikotori ambisi duniawi dan tidak mengharapkan kekuasaan sempit.
Orang-orang Hamas tetap mengangkat senjata dan melakukan perlawanan mengusir penjajah. Memberikan pelayanan kepada rakyat dalam bidang pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Mereka mengamalkan nilai-nilai dan prinsip Islam dalam kehidupan. Inilah awal gerakan perlawanan bersenjata skala dunia yang berhasil menyedot potensi musuh-musuh Islam.
'Gempa' dan 'Badai'
Dari sini mulai terjadilah kegemparan kemudian terjadi badai dalam perang psikologis dan pemikiran di Palestina. Gempar terjadi di kalangan rekan-rekan seperjuangan dan negara-negara Arab serta negara-negara Barat, terlebih Amerika Serikat dan yang pasti adalah penjajah Israel.
Kegemparan ini masih terus terjadi sebelum Hamas mau melucuti prinsip dan syiar perjuangan mereka melawan Israel. Tekanan pertama yang mereka lakukan adalah dengan ancaman memutus bantuan kepada rakyat Palestina. Dalam rangkaian konspirasi internasional, bagaimana menlu AS tidak hanya dengan ancaman boikot saja dan tidak hanya memprovokasi sekutu Baratnya, tetapi juga mengajak negara-negara Arab, seperti Mesir, Arab Saudi dan negara-negara teluk untuk menghentikan dukungan dan bantuannya kepada rakyat Palestina.
Mereka menekan pemerintah daerah kawasan dengan argumen bahwa dukungan kepada pemerintahan Hamas di Palestina akan memperlambat perbaikan politik dan penerapan demokrasi serta langkah mundur dalam penghormatan hak asasi manusia.
Kewajiban Kita
Kewajiban kita terhadap saudara-saudara kita, rakyat Palestina dan Hamas agar kita dapat mencegah badai yang dihembuskan Zionis dan Amerika:
– Saya menyerukan untuk menertibkan kembali PLO dengan dasar kebangsaan yang murni dan sesuai dengan kriteria demokrasi.
– Saya mengajak warga Palestina di luar Palestina yang jumlahnya lebih dari warga yang tinggal di Palestina untuk mendukung saudara mereka yang tengah berjuang di Palestina secara moril dan materiil, politik, ekonomi dan sosial.
– Saya mengajak pemerintah negara-negara Arab untuk tidak tunduk kepada tekanan Amerika, bahkan kita harus meningkatkan sokongan kita kepada bangsa Palestina dalam perjuangannya mengusir penjajah Israel.
– Saya juga mengajak OKI untuk menggelar muktamar internasional negara-negara Islam untuk menguatkan dukungan kepada rakyat Palestina menghadapi konspirasi baru Zionis dan negara-negara Barat.
– Saya menaruh harapan besar kepada rakyat Arab dan negara Islam dan saya percaya bahwa mereka dalam keadaan sangat siap untuk memberikan pengorbanan harta, jika tidak bisa memberikan jiwanya untuk mendukung saudara kita di Palestina yang merupakan perwujudan dari pejuang terdepan dalam pembebasan Al-Quds dan tanah sucinya di Palestina.
– Terakhir, saya berikan dukungan khusus kepada Hamas, “Tsabatlah dengan prinsip kalian dan tetaplah pada jalan perjuangan kalian meski diterpa badai bertubi-tubi.
"Rakyat Palestina bersama kalian. Umat Islam bersama kalian. Bangsa Arab juga bersama kalian dan Allah di atas segala sesuatu tetap bersama kalian.
"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Dan orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka. (Muhammad: 7-8)
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al-Ankabut: 69)”
Selawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita, nabi Muhammad saw. keluarganya serta para sahabat.
Hamas Bangga dengan Indonesia & Pesan Hamas untuk Umat Dunia
26/01/2009 - 15:06
Hamas Bangga dengan
Dewi Adhitya S Koesno
INILAH.COM, Jakarta - Tokoh Hamas yang juga Penasehat Khusus PM Palestina, Sami Abu Zuhaer, mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang peduli dengan Palestina. Bahkan Sami bangga dengan
"Kami sebagai warga Palestina merasa bangga mempunyai hubungan erat dengan warga
Menurutnya, dukungan yang diberikan warga
Sami mengatakan, meskipun saat ini Palestina kehilangan banyak nyawa, namun hal itu bukanlah kekalahan, melainkan kemenangan Palestina di jalur Gaza.
"Betul kami kehilangan anak dan keluarga, rumah-rumah hancur, kami yakin akan menang dan warga Palestina merdeka, karena peperangan kami berdasarkan aqidah," jelas Sami.
Saat ini, tambahnya, sudah lebih dari 1300 warga Palestina meninggal karena penyerangan Israel, namun Palestina tetap merasakan kemenangan.
"Sekarang justru yang saya dengar ada 300 bayi lahir di wilayah Palestina, jadi jumlah itu dua kali lipat dari warga yang tewas. Insya Allah itu menjadi kekuatan baru," tandasnya. [tha/ana]
Pesan Hamas untuk Umat Dunia
Herdi Sahrasad

(istimewa)
INILAH. COM, Jakarta – Hamas selalu seperti itu. Dia hidup di tengah berbagai deraan. Hebatnya, mereka bisa melewati semua tekanan itu. Karena ketegaran itulah, Hamas mengirim pesan tentang kebenaran versi mereka untuk umat dunia.
Tak tanggung-tanggung, tiga tekanan besar sudah dihadapi Hamas. Pertama, embargo keuangan internasional yang dikompori Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Kedua, sabotase politik yang terus-menerus dilakukan oleh oknum-oknum dari rezim Orotitas Palestina yang kalah pemilu dan lebih ingin hidup ‘damai’ di bawah Israel.
Ketiga, semakin ganasnya penjajahan Israel menangkapi para pemimpin Palestina dan memperlakukan rakyatnya lebih biadab dari rezim apartheid Afrika Selatan puluhan tahun silam. Israel, terakhir, bahkan menyerang Jalur Gaza selama tiga minggu.
Khaled Meshaal, pemimpin Hamas di Suriah, adalah pusat pusaran ujian bangsa Palestina saat ini. Dialah orang nomor satu di Harakah Al Muqaawamah Al-Islamiyah. Usianya lebih 50 tahun.
Tepat sembilan tahun yang lalu, ia pernah setengah mati setengah hidup. Gara-garanya, syaraf di dekat telinganya diinjeksi gas racun oleh dua agen Mossad di Yordania.
Sepuluh agen berpaspor Kanada dikirim PM Israel waktu itu, Benjamin Netanyahu, untuk membunuh Meshaal. Walaupun dua agen berhasil ditaklukkan seorang pengawal Meshaal, racun sudah terlanjur disuntikkan. Kedua Mossad yang dibekuk itu lalu ditukar dengan antidote alias penawar racun dan dibebaskannya Asy-Syahid Syeikh Ahmad Yassin. Alih-alih berhasil membunuh Meshaal, Israel malah terpaksa melepas ulama mujahid besar itu dari hukuman penjara seumur hidup.
Hamas semakin populer pasca-agresi Israel. Di mata aktivis Hamas, Israel telah gagal melemahkan Hamas, baik melalui politik maupun aksi militer.
Meninjau situasi di Gaza pasca-agresi Israel, Sekjen PBB, Ban Ki-moon tak mampu berkata-kata. Serangan Israel itu dianggap keterlaluan. Saat meninjau sekolah-sekolah PBB yang diserang Israel, Ban kembali terdiam. Ban hanya menyatakan, suasana yang ia lihat sangat menyedihkan dan menyakitkan hati. Akibat agresi Israel, lebih dari 1.330 orang tewas dan 5.300 orang terluka.
Seiring dengan denyut kehidupan yang kembali normal, terowongan-terowongan bawah tanah pun ikut dibenahi. Ratusan warga Palestina datang ke daerah perbatasan Gaza dan Mesir untuk memperbaiki terowongan yang dibombardir Israel. Penduduk di perbatasan yang mengelola terowongan itu mengaku, distribusi bahan-bahan kebutuhan, seperti bahan bakar, mulai bergerak melalui puluhan terowongan yang masih ada.
Di selatan kota Rafah, ratusan warga Palestina kembali memperbaiki terowongan mereka. Kegiatan itu dilakukan di bawah tenda. Kalau Israel membuka semua pintu penyeberangan, warga Gaza juga tak akan bisnis terowongan.
Menanggapi hal itu, Israel mengancam akan melancarkan serangan kembali untuk menghancurkan terowongan tersebut. “Jika kami harus menyerang kembali untuk menghentikan penyelundupan, kami akan lakukan. Israel punya hak menghentikan penyelundupan selamanya,” kata Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni kepada stasiun radio Israel.
Mengenai ancaman Israel itu, ungkap Khaled Meshaal, ada hal-hal yang harus menjadi catatan bagi setiap Muslim di manapun mereka berada. Pertama, menjadikan Al-Quds tertanam kuat di dalam hati. “Dengan demikian, hati Anda akan bersatu dengan kami di Hamas yang berjuang di luar maupun di dalam Palestina. Jangan katakan ‘akan’ bergabung, tapi ‘bergabunglah’,” katanya.
Kedua, memberikan dukungan yang terus-menerus kepada perjuangan Palestina. Dukungan dana saat ini sedang sangat dibutuhkan dari seluruh kaum Muslimin.
“Kami berjihad dengan diri kami, dengan jiwa kami. Umat Islam yang lain berjihad dengan harta mereka. Bantuan materi ini bukan sekedar membantu Muslimin Palestina, tetapi juga untuk melindungi Al-Aqsha dari kemungkaran.”
Ketiga, dukungan kepada Palestina harus dilanjutkan dengan pengertian yang terus bertambah mengenai masalah-masalah Palestina.
Ada dua kepentingan dari hal terakhir ini. Pertama, dukungan ini akan menjadi bukti bagi bangsa Palestina bahwa meskipun diisolasi oleh Israel dari dunia luar, mereka tidak berjuang sendirian. Kepentingan berikutnya adalah untuk mengatakan kepada Zionis dan Amerika, “Bahwa kita yang di luar akan terus membantu karena ummat Islam adalah tubuh yang satu,” kata Meshaal. [I4]
Selasa, 20 Januari 2009
Jihad, Antara Gaza dan Batam
Jihad, Antara Gaza dan Batam
Ispiraini, Lc
Ketua KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina) Kota Batam
Siapa yang tidak ingin mencari syahid? Setiap kita adalah perindu syahid, mati ketika berperang membela agama Allah ta’ala, kenikmatan mati syahid digambarkan oleh Rasulullah begitu menggoda, “sesungguhnya orang yang mati syahid itu mendapatkan tujuh hal di sisi Allah: dia diampuni sejak pertama kali darahnya memancar, ia melihat tempat duduknya di syurga, dia diberi perhiasan dengan hiasan iman, dia diselamatkan dari siksa kubur, dia diamankan dari kegoncangan yang besar (kiyamat), diletakkan di atas kepalanya mahkota kebesaran yang mana satu mutiaranya lebih baik daripada dunia dan seisinya, dia dinikahkan dengan 72 bidadari dan dia diberikan hak untuk memberi syafaat kepada 70 orang dari kerabatnya.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, Syaikh al-Albani mengatakan shahih dalam Shahih at-Targhib dan at-Tarhib).
Namun kondisi Batam yang aman dan damai, yang jauh dari suasana perang, seakan tidak memberikan kita kesempatan untuk mencari syahid di tanah Melayu ini, sementara Palestina khususnya Gaza, yang hari ini menjadi kampusnya para syuhada, jaraknya begitu jauh dari Batam. Tidak hanya jauh, untuk masuk ke Gaza saja bukan perkara yang mudah, karena sejak HAMAS memenangkan pemilu pada tahun 2006 lalu, Gaza menjadi kota penjara, yang dari semua penjuru mata angin tidak bisa dimasuki kecuali melalui jalan “tikus”. Disamping itu, para pejuang Palestina menyatakan bahwa mereka belum membutuhkan tambahan personel dalam perang menghadapi serangan Zionis
Sekalipun pelik, setiap kita tidak boleh memadamkan cita-cita untuk mati syahid, Rasulullah bersabda, “ siapa yang memohon mati syahid dengan tulus, maka Allah akan menepatkannya pada kedudukan para syuhada, sekalipun dia mati diatas kasur.” (HR. Muslim, kitab al-Imarah, no. 1909), sekalipun kita belum mampu berangkat kesana, masih ada kesempatan menuai pahala yang sama dengan mereka, Rasulullah pernah bersabda ketika dalam perjalanan pulang dari jihad di perang Tabuk, “sesungguhnya di Madinah, ada sejumlah orang yang tidak menyertai kita, tapi pada setiap jalan ataupun lembah yang kita tempuh, sebenarnya mereka menyertai kita. Mereka tidak dapat pergi karena halanngan.” (HR. Bukhari, no. 2684) Dalam riwayat lain disebutkan, “melainkan mereka sama-sama mendapat pahala seperti kalian.” (HR. Muslim, no. 1911). Ibnu Hajar mengomentari hadits tersebut, “hadits ini menunjukkan seseorang dapat meraih pahala orang yang berbuat, ketika dia terhalang untuk melakukannya sendiri.” (Fathul Bari, vol. 6).
Bentuk jihad di Batam
Allah SWT dalam banyak ayat menjelaskan dua model jihad; dengan jiwa dan harta, “dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu dijalan Allah.” (QS. At Taubah : 41). Ketika jihad dengan jiwa belum bisa kita laksanakan, kita tetap dibebankan jihad dalam model yang lain, yakni jihad harta. Apalagi kondisi Jalur Gaza sekarang ini yang betul-betul sudah luluh lantak, maka jihad harta tidak bisa dipandang dengan sebelah mata. Itulah jihad yang tidak bisa dihindarkan oleh siapa saja yang berada diluar
Rasulullah bersabda, “siapa yang mendanai orang yang berperang dijalan Allah, berarti dia juga ikut berperang, dan siapa yang mengurusi keluarga orang yang sedang berperang dengan baik, berarti dia juga ikut berperang.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Pertama, Memboikot produk yang menjadi sponsor Zionis
Ide yang semulanya dilontarkan oleh ulama kharismatik Syaikh Yusuf al Qaradhawi ini akan semakin terasa pengaruhnya kalau setiap pimpinan negara Islam komitmen dan bersatu, apalagi negara-negara muslim selama ini mejadi pasar yang cukup menjanjikan dan menguntungkan. Namun sayang, beberapa pemimpin Arab yang kaya raya, lebih mementingkan perut mereka sendiri disbanding memberikan belas kasih bagi rakyat Palestina.
Ketika ini tidak didukung pemerintah, memang efeknya tidak bisa langsung kita rasakan, ditambah lagi sebagian masyarakat kita lebih enjoy dengan produk “Israel”, tetapi minimal ini menjadi pertanggungjawaban kita dihadapan Allah kelak, bahwa kita sudah berusaha sesuai kemampuan yang kita punya.
Kedua, Berusaha berhenti atau mengurangi kebiasaan merokok., Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga terbanyak jumlah perokok di Asia yang mencapai 146.860.000 jiwa (Kompas, 7 Juni 2008), kita bisa bayangkan kalau saja seperempat dari itu berhenti merokok selama seminggu saja, lalu dananya dialihkan bagi jihad Palestina, maka akan terkumpul dana sebesar Rp. 1,78 Trilyun (dengan asumsi setiap mereka merokok sebungkus sehari dengan harga satuannya Rp. 7000). Jumlah yang bombastis, kalau setiap perokok berusaha mengalihkan anggaran belanja rokoknya buat saudaranya di Palestina.
Ketiga, Berusaha hemat dalam belanja, terutama yang terkait dengan sesuatu yang bersifat konsumtif dan hiasan. Sebuah koran harian dikawasan Teluk telah mempublikasikan berita yang cukup mencengangkan, bahwa setiap tahunnya warga dinegara-negara Teluk membelanjakan US$ 1,7 M untuk keperluan kosmetik, perhiasan dan busana. Kita bisa bayangkan kalau saja mereka bisa berhemat setengahnya saja, maka jumlah dana yang bombstis akan terkirim bagi pejuang di Palestina.
Ikhtitam
Kita sudah seharusnya menyadari bahwa, kita tidak akan mati kelaparan karena berjihad harta. Semua harta yang kita salurkan bagi pejuang di Palestina, tidak akan pernah menjadi sesuatu yang sia-sia. Dalam sebuah riwayat dari Aisyah, Rasulullah pernah memotong seekor kambing, lalu dagingnya Aisyah bagi-bagikan kepada orang miskin semua dagingnya kecuali bagian lengannya, Rasulullah bertanya pada Aisyah, “apa yang tersisa dari daging kambing itu?”, Aisyah menjawa, “tidak ada yang tersisa, kecuali lengannya.” Rasulullah mengoreksi jawaban Aisyah dengan sabdanya, “semuanya tersisa (tidak habis) kecuali lengannya (karena akan dimakan habis).” (HR. Tirmidzi, Syaikh al-Albani mengatakan haditsnya shahih dalam kitab Misykat al-Mashabih).
Mudah-mudahan, apa yang telah kita sumbangkan bagi rakyat Palestina selama ini, menjadi pemberat timbangan kebaaikan kita di hari Kiamat kelak, amin.
Minggu, 18 Januari 2009
Hamas: Perang Gaza Kemenangan Hebat Bagi Rakyat Palestina
Hamas: Perang Gaza Kemenangan Hebat Bagi Rakyat Palestina
Rita Uli Hutapea - detikNews
Gaza - Pemimpin Hamas mengklaim bahwa perang dengan Israel di Gaza memberikan "kemenangan hebat" bagi rakyat Palestina.
"Tuhan telah memberikan kita kemenangan hebat. Bukan untuk satu faksi atau partai atau daerah, tapi untuk seluruh rakyat kita," tegas Ismail Haniya, perdana menteri yang ditunjuk kelompok Hamas di Gaza.
"Kita telah menghentikan agresi dan musuh telah gagal mencapai tujuan-tujuannya,
Penegasan itu disampaikan Haniya kurang dari 24 jam setelah Israel menghentikan operasinya di Gaza yang telah berlangsung selama 3 pekan.
Israel mulai menarik pasukannya dari Gaza setelah gencatan senjata berlaku efektif pada Minggu, 18 Januari pukul 2 dini hari waktu setempat. Namun pemerintah Israel mengancam, militernya akan kembali melancarkan serangan jika diserang Hamas.
Lebih dari 1.300 warga Palestina telah tewas sejak Israel melancarkan agresinya ke Gaza pada 27 Desember 2008. Menurut Israel, agresi itu sebagai pembalasan atas serangan-serangan roket yang kerap dilancarkan Hamas.
(ita/nrl)
Source : http://www.detiknew
Hamas dan Faksi Palestina Lainnya Ikut KTT Doha
| Hamas dan Faksi Palestina Lainnya Ikut KTT Doha | | |
| Saturday, 17 January 2009 | |
|
Doha: Sumber-sumber di pimpinan Hamas menegaskan faksi-faksi Palestina ikut dalam KTT Arab yang dilaksanakan hari ini, Jum’at (16/01), di ibukota Qatar, Doha, yang dihadiri sekitar 12 negara Arab, untuk membahas perang Zionis Israel yang berkelanjutan ke Jalur Gaza. Kepada koresponden Infopalestina, sumber-sumber Hamas mengatakan Kepala Biro Politik Hamas Khaled Misy’al, Sekjen Jihad Islam Ramadhan Abdullah Syalh dan Sekjen PFLP – General Comando Ahmad Jibril bersama perawakilan faksi-faksi Palestina lainnya telah sampai di ibukota Qatar Doha untuk mengikuti KTT ini. Sumber Hamas menambahkan, “Menjadi hak kami atas Arab dan menjadi kewajiban Arab untuk mengadakan konferensi dan mengambil keputusan-keputusan untuk menolong rakyat Palestina yang mengalami agresi yang menggunakan berbagai senjata yang dilarang secara internasional, yang hingga saat ini sudah mengakibatkan 1133 orang gugur syahid dan lebih dari 5000 lainnya terluka.” Sumber Hamas melanjutkan, “Kami menyambut baik apa yang diusulkan Amir Qatar. Kami semua berharap usulan-usulan ini diterjemahkan dalam langkah-langkah nyata. Kami juga berharap, baik dari KTT ini maupun dari pertemuan-pertemuan Arab lainnya, sikap Arab bersatu untuk menjadi penekan atas Zionis Israel dan Amerika Serikat yang mendukungnya guna menghentikan angresi dan merespon tuntutan rakyat Palestina.” sumber Hamas menegaskan tuntutan faksi-faksi perlawanan Palestina terkait dengan gencatan senjata. “Kami ingin menegaskan pentingnya penghentian agresi, penarikan pasukan Zionis Israel dari Jalur Gaza, penghentian blokade sekali dan untuk selamanya, dan hari dibuka seluruh gerbang perlintasan khususnya gerbang Rafah,” ungkap sumber Hamas. (Sumber: Infopalestina) |






BATAM, TRIBUN - Bantuan terhadap rakyat Palestina terus bertambah. Tak hanya secara nasional, untuk tingkat Batam sendiri bantuan yang terkumpul juga besar.