REKENING KNRP KEPRI

Rekening KNRP KEPRI:


1. BSM Cab. Mukakuning Batam (Kode Bank : 451) a.n KNRP KEPRI No. Rek. 7017234204

Rabu, 31 Desember 2008

DI ALQUDS , BATU-BATU TELAH BERBICARA

DI ALQUDS , BATU-BATU TELAH BERBICARA


Khalid Abul Umarain

Ditulis ulang oleh H.Ahmad Saikhudin dari Buku “Silsilah Idarah Dzati/Seni Menghadapi Publik”- DR Akrim Ridla Penerbit Syamil Hal.37-43

Silakan download di :

http://knrp-kepri.blogspot.com atau http://ahmadsaichudin.blogspot.com

(1)

Melintaslah diatas sahara hatiku untuk menumbuhkan harapan

Semoga buni menjadi hijau dan menyala di bawah langkah-langkah kalian

Serta rasa takut pun pergi menghilang

Melintaslah, dan yang paling kecil di antara kalian adalah pahlawan

Melintaslah dengan langkah-langkah yang memancarkan mata air kehidupan

Hingg kita sampai pada kesempurnaan kematian

Kini Alquds hanya di jaga oleh anak kecil

Padahal Alquds adalah bumi para nabi

Alquds adalah impian para penyair

Dan Alquds adalah roti dan rembulan

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(2)

Pukullah karena hati-hati ini telah membatu serta tidak akan mempan kecuali hanya dengan batu

Pukullah, karena dari kedua telapak tanganmu akan deras memancar air hujan

Di ”Khan Yunus” dan di ”Bilathah” serta di lembah dan perkotaan, Telah berlalu masa ketakutan...

Yang telah membuahkan kobaran semangat dan kesadaran

Di masjid-masjid kami, di kalangan pemuda-pemuda ”Alanfal”, ”AsSyura” dan ”Luqman” serta penghafal ”AzZumar”

Dari Ahmad Yasin bertolak berbagai instruksi dan pelajaran

Di Masjid AlAqsha dan AlUmari batu-batu telah berbicara :

”Amat buruklah wajah-wajah Yahudi Bani Nadzir...mereka telah berdesak-desakan menuju liang kebinasaan

Amat buruklah wajah-wajah kaum oportunis..dan para penyembah manusia

Pukullah...karena hanya untuk Gaza bulan menjadi purnama

Pukullah... karena hanya untuk Nablus semua nyanyian dan keindahan

Pukullah..karena setelah hari ini tidak akan ada lagi ketundukan

Tidak..tidak akan ada seminar dan muktamar

Inilah jalan Alquds yang melintasi tulang belulangku

Akulah darah yang mengalir deras bagai anak sungai

Kilat-kilatpun redup saat menatap jidatku yang cemerlang

Akulah orang yang tulang-tulang iganya patah..sehingga tampak putih menembus kulit bangsa Arab

Akulah orang yang desanya hancur..dan menyemburkan api yang berkobar

Akulah orang yang di cintai oleh bebatuan

Saudara-saudaraku melemparkan aku dalam sumur tanpa sedikitpun meninggalkan jejak

Wahai orang-orang yang murtad, para calo dan penipu, tempat kembali kalian adalah neraka Saqar

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(3)

Komandan yang kerdil, Dajjal dan penabuh gendang

Intel, pendusta dan calo

Dalam kegalapan langit, mereka telah membicarakan pasal-pasal pembantaian sadis dengan penuh kerahasiaan

Mereka telah menyerang mata-mata buah Zaitunku.....untuk memetik bunga-bunga syuhada’

Mereka datang bagai Abrahah dengan wajah hitam yang menampakkan kebodohan

Zaman ini telah di tentukan, kalian tidak akan pernah lagi bisa mencuri panji-panji ini dariku

Di tangan kananku panji-panji sahabat akan tetap berkibar

Demi Alquds hidangan para syuhada’

Alquds bumi para anbiya’

Alquds impian para syuhada’

Alquds roti dan rembulan

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(4)

Kalian tidak akan bisa lagi mencuri darah kami dan impian yang sedang merekah

Anak-anak kami telah tumbuh besar, dan lantang teriakan mereka bagai suara gempa

”Allahu Akbar” sedang merambah relung-relung nurani bangsa dan mendorong mereka berperang

”Allahu Akbar” semua thaghut dan Fir’aun terjungkal tumbang

”Allahu Akbar” telah di teriakkan oleh anak-anak yatim, orang-orang lapar dan ibu-ibu yang kehilangan anaknya

Islam telah memenuhi hati kam, sehingga kami bisa kembali menjadi singa-singa pertama

Inilah janggut-janggut kami, mushaf-mushaf kami, dan kebaikan akhlak kami

Mereka telah membelenggu kami dengan borgol rantai

Mereka telah menjadi mata-mata musuhdi setiap perbatasan dan pesisir

Dari telapak tanganku tertulis sejarah yang bertaburan pelita

Karena batu-batuk telah merobek dan menyingkap aurat bangsa-bangsa

Karena batu-batuku telah merobek papan-papan catur..dan mengabaikan rantai-rantai borgol

Karena mereka telah menghancurkan tulang-tulang kami dan merusak semua persendian kami

Aku akan mengembalikan kejayaan Babilon

Dan Alquds bumi para nabi

Dan AlQuds impian para penyair

Dan Alquds adalah roti dan rembulan

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(5)

Telah berguguran panji-panji Fir’aun kecil

Corenglah wajah para pencoleng dengan silang dari kanan dan kiri

Dari janggut para syuhada’ memencar cahaya siang bagi umatku

Untuk para syaih dibumi yang damai ini

Dan Alquds sumber kemuliaan dan kebanggaan

Alquds bumi para nabi

AlQuds impian para penyair

Alquds adalah roti dan rembulan

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(6)

Mereka telah tertunduk hingga tidak ada kafilah yang mau berjihad

Janganlah kalian menelan makanan meski dari emas

Dan Batu-batu neraka Sijjil yang menjadi lambang kemurkaan

Apakah setiap kali bercahaya sebuah bintang di ufuk langitku

Pasukan-pasukan Abu Lahab selalu datang untuk memadamkannya

Untukmu wahai kekasih hati, jiwa dan perasaanku

Denganmu Allah yang Maha Agung telah menghantam Bani Quraidhah dan Bangsa Arab

Engkau telah meninggikan panji-panji jihad tanpa pernah mengenal lelah

Alquds adalah api yang berkobar

Dan Alquds bumi para nabi

Dan AlQuds impian para penyair

Dan Alquds adalah roti dan rembulan

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(7)

Matahari berjalan di sela-sela jemari anak-anak yang menarik ketapel..memberi kita kemerdekaan

Di Jidat barak-barak kemuliaan kami menorehkan kemenangan Qadisiyah

Di saat rumahku hancur, aku melihat sebuah pesan di bawah puing-puing dinding

Ini adalah bencana yang paling mahal

Di dadaku masih tersisa puing-puing ukhuwwah

Dimanakah rudal-rudal? Dimanakah granat-granat bangsa Arab? Dimanakah kedermawanan dan kemurahan? Dimanakah jiwa-jiwa Bani Hasyim?

Dimanakah meriam-meriam? Dimanakah armada dan pasukan Bani Ummayah?

Dimanakah sungai Eufrat? Dimanakah sungai Nil kalian, wahai para pelndung kami yang gagah perkasa?

Bahkan di manakah Harun AlRasyid, Muhammad AlFatih yang akan mengembalikan kemuliaan padaku?

Aku tidak menginginkan kendaraan, aku menginginkan senapan

Wahai umat islam, aku menginginkan senapan

Dan Alquds, sungguh sangat memalukan kini telah menjadi santapan

Alquds bumi para nabi

AlQuds impian para penyair

Alquds adalah roti dan rembulan

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(8)

Wahai para pemimpin, beri aku senjata

Wahai para pemimpin, pertolongan Allah telah tiba

Wahai para pemimpin, kalian telah lemah karena luka-luka

Wahai para pemimpin, beri aku Shalahuddin

Shalahuddin telah di tikam dari belakang

Shalahuddin terus menerus dalam penawanan

Shalahuddin telah mereka jual untuk muktamar

Alquds bagai samudra

Yang datang bersama fajar

Alquds bumi para nabi

AlQuds impian para penyair

Alquds adalah roti dan rembulan

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

(9)

Apakah kalian bangsa Arab? Yang meminta perlindungan kepada bencana..Dan selalu kalah dalam peperangan

Tujuh puluh tahun semuanya itu adalah kebohongan

Penjara dan pembantaian serta sama sekali bukan peperangan

Mereka telah membantai kaum wanita sedang kalian diam bagai kayu papan

Mereka telah menghancurkan rumah-rumah, sedang pesta ria selalu menghiasi malam hari kalian

Apakah kalian bangsa arab ? Sangkakala telah di tiupkan sehinga kehancuran pun bergerak sedang kalian sedikitpun tidak bergerak

Alquds adalah liang kubur yang kini di landasi kelelahan

Alquds adalah nyanyian yang di dadanya tersimpan kerusakan

Alquds adalah roti dan rembulan

Di Alquds batu-batu telah berujar

”Wahai orang islam, wahai yang menegakkan shalat, wahai yang melaksanakan puasa

Pukullah, tidak ada pilihan bagimu selain melempar

Pukullah bangsa yahudi dan kamu tidak akan pernah terkalahkan

Ini tanganku, jadikanlah bom

Ini anak-anak kami bagai gempa yang dahsyat

Ini langkah awal kami dan ini bismillah

Wahai Alquds engkau adalah adalah pemenggal kepala

Dari awal dunia engkau selalu menjadi pelita bagi kami

Wahai Alquds engkau adalah keagungan

Alquds impian para penyair

Alquds kecintaan para syuhada’

Alquds rembulan bagi dunia

Di Alquds batu-batu telah berujar

Tidak perlu seminar dan muktamar.. Tidak perlu seminar dan muktamar

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Aku tidak menginginkan kecuali hanya UMAR

Selasa, 30 Desember 2008

Surat dari Palestina

Surat dari Palestina Print E-mail
Saturday, 27 December 2008

Di sini
Tidak lagi jelas
Orang-orang palestinakah yang melempar batu
Atau
Batu yang mencari orang Palestina untuk
dilemparkan
Bukankah batu adalah juga bagian dari
tanah yang dirampas?

Di sini
Ada yang jelas
Ada raga yang dikuburkan bersama nyawa
Ada yang mati sebelum dilahirkan
Bukankah manusia sudah hidup di dalam
rahim sebelum
Dilahirkan?

Dan saksikan…
Saksikan
Ibu-ibu, nenek-nenek, kakek gaek
Ada anak-anak
Ada batu yang dilemparkan
Di luar sana
Orang-orang berbicara tentang hak
Dengan memberikan yang bukan haknya
Kepada yang tidak berhak
Membagi yang bukan miliknya
Kepada yang bukan pemiliknya
Dan orang-orang Palestina
Mencari haknya di tengah-tengah teriakan
tentang hak-hak

Di sini
Orang Palestina yang tuan rumah
Kini menjadi tamu yang tak diinginkan
Yahudi yang terusir di luar sana
Kini Yahudi yang mengusir
Di sini

Dan saksikan…
Saksikan
Ibu-ibu, nenek-nenek, kakek gaek
Ada anak-anak
Ada batu yang dilemparkan

Di Yerusalem
Ibrahim, Luth, Ismail, Musa, Harun, Yusya’
Daud, Sulaiman, Zakariya, Yahya, Ishaq,
Ya’qub
Mengambil hak-hak orang lemah dari yang kuat
Menghantam penindas

Mengangkat martabat
Ada semangat sepanjang masa
Pada tiap zaman
Ada ghirah setiap umat
Pada tiap tempat
Ada bara yang tidak padam

Dan saksikan…
Saksikan
Ibu-ibu, nenek-nenek, kakek gaek
Ada anak-anak
Ada batu yang dilemparkan

Di Yerusalem
Tanah para nabi dan rasul
Ada nabi yang dibantai
Ada manusia yang dinistakan
Ada agama yang dihinakan

Dan saksikan…
Saksikan
Ibu-ibu, nenek-nenek, kakek gaek
Ada anak-anak
Ada batu yang dilemparkan

Ambil bara dan jangan matikan dengan air
mata
Tiup dengan napas
Panaskan jiwa
Kobarkan nyali
Besi terbentuk oleh bara


Dan saksikan…
Saksikan
Ibu-ibu, nenek-nenek, kakek gaek
Ada anak-anak
Ada batu yang dilemparkan

Tidak lagi penting apakah batu mampu
melawan peluru
Tidak lagi terpikirkan apakah
orang-orang Yahudi belajar dari
Crematorium Nazi atau tidak
Tidak ada lagi rasa takut bahkan bila
Palestina berubah
Menjadi crematorium Israel
Yang kami takutkan
Adalah saat di mana tulang-tulang kami
Abu kami
Menangis sedih dan memaki menyalahkan
Melihat seorang dari Nigeria atau
serombongan dari Indonesia
Pada satu waktu yang mungkin tidak jauh
Berdiri di Bukit Zaitun

Dan menunjuk
Di sana dulunya Masjidil aqsa
Di sana dulunya Qabbatussakhrah

Dan kita semua pernah mengagumi kemegahannya

Bukit Zaitun, 1991
(dipetik dari Makelar Dongeng Holocaust:
Catatan Perjalanan dari dalam Israel
oleh Rakhmat Zaenal)

Senin, 29 Desember 2008

Israel menyerang Gaza

Kiriman email dari kawan, akh GeneNetto. Syukran 4 him.

Salam, KNRP


Israel menyerang Gaza

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Yang wafat di Israel dari roket Hamas : 2 orang.

Luka-luka: tidak ada berita.

Yang wafat di Gaza dari roket Israel : 317 orang (pada 29 Desember 08).

Luka-luka 1.400 orang

(Yang wafat dan terluka di Gaza termasuk anggota Hamas, banyak sekali
anggota polisi, orang dewasa sipil, wanita dan anak).

Seimbang?

Rumah sakit di Gaza sudah mulai kehabisan obat-obatan. Tetapi sebelum
serangan Israel dimulai, stok obat-obatan memang sudah rendah sekali karena
semua jalur keluar-masuk Gaza ditutup selama beberapa bulan. Terowongan
bawah tanah yang digunakan warga Gaza untuk menyelundup obat-obatan,
kebutuhan lain, dan senjata, juga dibom oleh Israel. Kalau ada ibu yang
punya anak sakit di Gaza sekarang, beruntung sekali kalau bisa ketemu
obatnya.

Sekjen PBB sudah menuntut agar jalur masuk Gaza dibuka oleh Israel supaya
bantuan kemanusiaan bisa masuk. Sampai titik ini, masih ditutup dan bantuan
yang sudah mulai dikirim dari bangsa lain masih bertumpuk di Israel karena
tidak bisa masuk ke Gaza.

Apakah anda pernah mancing di kolam ikan? Coba mancing dengan bom. Ikan bisa
lari ke mana? Warga Gaza yang sipil juga tidak sanggup melarikan diri.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,

Berita di You Tube:

Israel launches missile attacks on Gaza - 27 Dec 08

http://www.youtube.com/watch?v=gZaG96pnnEQ

27th December attack on Gaza Strip - bombing in Rafah

http://www.youtube.com/watch?v=EHD4UlcxwnM&feature=related

Bombardment of Gaza enters second day

http://www.youtube.com/watch?v=SRw7aOVU0Kc

DOWNLOAD

- Pahala Syahid

- PPS Palestina-1

- PPS Palestina-2

- Friend, Do you Like Kid?

GALERI PHOTO-PHOTO


Ust Ispiraini,Lc-Ketua KNRP Batam


Jamaah Munashoroh Palestina

Ust Bastari Majid,Lc dari KNRP Jakarta ketika di Masjid Nurul Islam Batam


DONASI UNTUK PALESTINA

DONASI UNTUK PALESTINA

Rekening KNRP KEPRI:

1. Bank Syariah Mandiri Cab. Mukakuning Batam a.n KNRP KEPRI No. Rek. 1580037191

STRUKTUR KNRP PUSAT dan KEPRI

STRUKTUR KNRP

Pengurus Harian KNRP Pusat

Ketua : Suripto, SH

Sekretaris : Ir. Budiyanto, M Eng.

Bendahara : Luqman

Head Office

Gedung Kindo Lt 3

Jalan Raya Duren Tiga No 101

Jakarta Selatan, Telp 7996103, Fax 7996121.



Pengurus Harian KNRP Prop. Kepulauan Riau :


Ketua : H. Bakhtiar,Lc

Sekretaris/ Bendahara : H. Ahmad Saikhudin,A.Md


Pengurus Harian KNRP Daerah :

Pengurus Harian KNRP Kota Batam

Ketua : Ispiraini,Lc

Sekretaris/ Bendahara : Heri Sulitiono/ Abu Husna


Pengurus Harian KNRP Kab. Karimun

Ketua : Asep Dasuki

Sekretaris/ Bendahara : Komarudin AlHafidz


Pengurus Harian KNRP Kota Tanjung Pinang

Ketua : Tri Priyo Sanyoto

Sekretaris/ Bendahara : Imam Makhfudzi


Pengurus Harian KNRP Kab. Bintan

Ketua : Hanafi Yunus,Lc

Sekretaris/ Bendahara : Yomri Nizar


Pengurus Harian KNRP Kab. Lingga

Ketua : Salmizi,ST

Sekretaris/ Bendahara : Rahadi

Tentang Komite Nasional untuk Rakyat Palestina

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina


Segala puji bagi Allah, Pencipta alam semesta, Shalawat dan salam pada Rasulullah Salallahu alaihi wasalam, beserta keluarga, sahabat dan pengikutnya.

Dilatar belakangi oleh rasa solidaritas terhadap Rakyat Palestina yang kondisinya semakin hari semakin memprihatinkan akibat embargo yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan sekutu dekatnya, Uni Eropa (UE). Kondisi masyarakat Palestina sangat memprihatinkan, Sejak embargo dilakukan mereka kekurangan bahan makanan, obat-obatan, serta tidak ada uang untuk membayar gaji pegawai.

Amerika Serikat dan Negara-negara Uni Eropa sebagai negara yang menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) tidak pantas melakukan embargo yang menyebabkan penderitaan dan kesengsaraan berkepanjangan. Hal itu katanya jelas-jelas merupakan pelanggaran terhadap kemerdekaan, nilai-nilai kemanusiaan, dan pelanggaran terhadap HAM.

Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan berorientasi politik luar negeri yang bebas-aktif, harus mengambil peran nyata dalam kasus ini. Indonesia harus berperan mencegah tragedi kemanusiaan dan meluruskan praktek hubungan antarbangsa yang diskriminatif.

Partisipasi Indonesia dalam upaya penghapusan bentuk penjajahan di atas dunia dan perdamaian serta keadilan dunia adalah sebuah keniscayaan, karena sudah diamanatkan dalam pembukaan UUD 45. Selain itu, di masa perjuangan melawan penjajahan dulu Indonesia juga mendapat dukungan dari negara lain, seperti India yang memberi bantuan pangan di masa perjuangan. Lalu, pemerintah Mesir tercatat sebagai negara pertama yang memberi pengakuan internasional atas Kemerdekaan RI di tahun 1945. Semua itu tidak lepas dari kepedulian masyarakat unia terhadap nasib rakyat Indonesia. Seyogyanya kini Indonesia bersikap sama terhadap tragedi yang menimpa negara lain di belahan dunia manapun.

Oleh karenannya, Pemerintah Indonesia seharusnya aktif menggalang opini regional (Asean) maupun internasional (OKI, PBB, Bulan Sabit Merah dsb) untuk mengutuk embargo Israel, Amerika dan Negara-negara Uni Eropa terhadap Palestina dan memberikan bantuan dana kemanusiaan kepada Rakyat Palestina yang menjadi korban embargo tersebut

Guna mewujudkan solidaritas nasional yang bersifat lintas kelompok, suku, ras dan agama, serta lintas partai dan organisasi, demi mengoptimalkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, maka dengan ijin Allah SWT, pada hari Jumát 05 Mei 2006 telah didirikan Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP)

VISI-MISI KNRP

بسم الله الرحمن الرحيم

VISI

”Bangsa Indonesia Berempati pada Rakyat Palestina Yang Sedang Terjajah”

MISI

1. Menggalang partisipasi kalangan elit dari lintas agama lintas partai untuk aktif membantu tragedi kemanusiaan rakyat palestina akibat agresi dan tipudaya Israel

2. Mendorong pemerintah agar aktif menggalang opini regional (Asean) maupun internasional (OKI, PBB, BSMI dsb) untuk mengutuk Amerika dan Negara-negara Uni Eropa yang setuju agresi dan tipudaya Israel terhadap Palestina dan memberikan bantuan dana kemanusiaan kepada Rakyat Palestina yang menjadi korban Israel tersebut.

3. Menggalang dana yang signifikan dan opini publik yang positif dan konstruktif di kalangan Pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk berperan serta dalam menanggulangi salah satu musibah kemanusiaan di Palestina;

4. Mewujudkan solidaritas nasional yang bersifat lintas kelompok, suku, ras dan agama, serta lintas partai dan organisasi, demi mengoptimalkan bantuan kemanusiaan untuk Rakyat Palestina yang terjajah



KENANGAN PAHIT 40 TAHUN PENGUASAAN

YAHUDI ATAS MASJID AL-AQSHA[1]

Bulan ini (Juni) tepat 40 tahun masjid al-Aqsha dikuasai oleh Zionis. Kesucian dan kemulian Masjid al-Aqsha yang selama ini dibawah perlindungan umat Islam lenyap karena dicemari oleh tangan-tangan kotor Zionis. Sejak 40 tahun arogansi dan kedengkian Zionis terhadap kota suci tersebut diluahkan dalam bentuk pengotoran masjidnya, pengrusakan bangunannya, penistaan penduduknya terus menerus tanpa pernah berhenti, perampasan tanah-tanah disekitarnya untuk kepentingan zionis. Puluhan terowongan dibangun sambung menyambung untuk ruang kebaktian, musium untuk meletakkan buku-buku kunonya, bahkan ruang-ruang khusus untuk meletakkan peralatan-peralatan Haikal Sulaiman yang khurafat. Semuanya dibangun persis dibawah masjid al-Aqsha. Hingga saat ini proyek penggalian terowongan di bawah masjid tersebut terus dilakukan tanpa berhenti dengan dalih mencari Haikal Sulaiman yang hilang, padahal satu buah pakupun tidak ditemukan sepanjang 40 tahun penggalian di lokasi tersebut. Aljazeera telah menemukan 70 terowongan Israel di bawah lokasi Masjis al-Aqsha. Pada tanggal 25 September 2006 telah dibuka Sinagog di bawah tanah al-Aqsha setelah dibangun selama 10 tahun.

Sementara itu Ketua Harakah Islamiyah di Palestina ’48, Syaikh Raed Shalah penemu terowongan mengatakan :" Bahwa penggalian yang sudah di mulai di bawah masjid al-Aqsha sejak tahun 1967 sampai hari ini masih terus dilakukan, setelah dibangun Sinagog Yahudi di bawah masjid al-Aqsha yang terdiri dari dua tingkat untuk laki-laki dan wanita (tahun 1996)". Hadir dalam pembukaan pembangunan Presiden Israel Moshe Katzav. Syaikh Shalah menambahkan, penggalian-penggalian itu telah menyebar bercabang-cabang dari arah bawah masjid dan dengan kedalaman yang berbeda-beda. Penggalian telah dimulai ke berbagai arah menjauh dari masjid. Mereka menggali terowongan yang menghubungkan antara terowongan-terowongan yang ada di bawah masjid dengan kampung Silwan yang berdampingan dengan masjid. Juga dengan terowongan-terowongan panjang dari bawah masjid hingga ke gedung-gedung milik tokoh utama Yahudi di Parlemen dan pemerintah. Selain itu juga ke rumah tokoh-tokoh Yahudi yang melakukan ritual di dalam Sinagog tersebut.

Zionis memang berhasil memenangi perang urat syaraf terhadap umat Islam. Mereka berhujjah bahwa kawasan suci umat Islam baitul Maqdis adalah yang terletak di atasnya sementara yang dibawah masjid adalah miliknya. Dengan hujjah seperti itu umat Islam terpaksa menerimanya dengan gigit jari dan Israel terus melakukan proyek penggalian. Sesungguhnya negeri Palestina yang didalamnya terdapat Baitul Maqdis sebagai jantungnya adalah kota suci umat Islam yang ketiga setelah Mekah dan Madinah. Baitul Maqdis bukan milik orang Palestina saja walaupun mereka adalah orang-orang yang paling berhak memilikinya. Tetapi Baitul Maqdis adalah milik setiap orang Islam dimanapun ia berada dibarat maupun di timur. Ia adalah denyut nadi akidah kita sebagai penyempurna tiga masjid suci. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad s.a.w : Artinya : "Janganlah kamu bersegera untuk mengadakan perjalanan kecuali untuk menuju tiga masjid iaitu Masjidil Haram, Masjidil Aqsa dan Masjidku ini " al-hadis.

Baitul Maqdis adalah sebagian dari negara Palestina dan bahkan ia merupakan buah mata dan urat nadinya, ia mempunyai tempat tersendiri dalam hati umat Islam. Allah SWT telah menerangkan sifat negeri ini dengan "keberkatan", Allah SWT mensifatkan Masjidil Aqsa dalam surat al-Isra’ : "Yang kami berkati sekelilingnya" (Al-Isra ':1). Ketika Allah SWT berfirman tentang Kekasih-Nya Ibrahim AS: "Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Lut ke sebuah negeri yang Kami telah memberkatinya untuk sekalian alam" (Al-Anbiya ': 71) "Dan Kami jadikan di antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya beberapa negeri yang berdekatan dan kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam dan siang hari dengan aman" (QS,Saba': 18) dll.

Negeri-negeri yang diberkati Allah ini ialah Syam dan Palestina. Seorang ulama tafsir, Al-Alusi penulis tafsir Ruhul Ma'ani berkata: "Yang dimaksudkan dengan negeri-negeri yang diberkati dalam ayat di atas adalah negeri Syam karena banyaknya pohon-pohon dan buah-buahannya serta keluasan hidup untuk penduduknya. Berkata Ibnu Abbas: "Ia adalah Baitul Maqdis, dan berkata Ibnu 'Atiyyah: "Sesungguhnya para ahli tafsir berijma' bahwa yang dimaksudkan di situ adalah Baitul Maqdis". Allah berfirman, maksudnya : "Demi (buah) Tin dan (buah (Zaitun) dan demi bukit Sinai dan demi Kota (Makkah) ini yang aman "(QS,At-Tin:1-3). Bahwa yang dimaksudkan dengan Tin dan Zaitun adalah tanah dan bumi yang tumbuh padanya Tin dan Zaitun, yaitu Baitul Maqdis" (Ruhul-Ma'ani, Imam Al-Alusi, 22-129).

Palestina jatuh ke tangan umat Islam pada zaman khalifah Umar bin al-Khottob. Abu Ubaidah pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644) berhasil nenaklukkan Elia (sebutan Yerusalem pada masa itu) dan umat Islam tidak menerima penyerahan Baitul Maqdis dari orang-orang Yahudi, dan bahkan ketika itu tidak ada satu orang Yahudi pun yang terdapat di sana. Hal ini ialah karena orang-orang Romawi telah melarang kewujudan orang-orang Yahudi di Palestina, semenjak mereka mengakhiri kewujudan Yahudi di sana sejak lebih dari empat abad. Di antara syarat yang diterima oleh Umar ibnu Al-Khattab dari Patriak Baitul Maqdis ketika menerima penyerahan kota tersebut adalah: "Agar Eliya (Baitul Maqdis) tidak dihuni oleh orang-orang Yahudi" Perjanjian itu dilakukan Khalifah Umar sendiri dan patriark (pemimpin) Yerusalem yang menyerahkan kunci kota itu kepadanya. Prinsip ini telah menarik banyak penduduk untuk memeluk Islam. Sejak itu, Palestina berada dalam kekuasaan Islam di bawah otoritas gubernur Mesir. Penduduknya menikmati keamanan dan ketenteraman sehingga diinvasi oleh pasukan Salib tahun 1096. Pasukan salib berhasil menguasai Palestina mulai tahun 1096 –1291 M.

Sejarah perang Salib telah mencatat untuk kita segala musibah yang menimpa Kota suci ini ketika ia diduduki oleh tentera Salib, di mana mereka telah membunuh enam puluh ribu jiwa di dalam masjidnya dan kota ini tetap tertawan di tangan kaum Salib selama sembilan puluh tahun, sehingga ia dibebaskan oleh Salahuddin Al-Ayyubi rahimahullah pada tahun 1187 M setelah mendapatkan kemenangan ke atas tentara Salib dalam pertempuran Hittin yang masyhur. Sejarah tidak pernah menoleh akan adanya "kewujudan" Yahudi di Palestin dan sejarah juga tidak memberi perhatian kepada hal itu dan ia hanya memperlakukan mereka sebagaimana negeri Islam memperlakukan penduduk Ahluzzimah dengan toleransi, kemurahan, keadilan dan kebaikan.

Selama 400 tahun Palestina berada di bawah kekuasaan Turki Usmaniyah. Hal ini dimulai pada 1517 dalam rangka serangan Sultan Salim I terhadap kerajaan Mamluk Mesir dan berakhir pada 1917/1918. Dalam peran dunia pertama Inggris merebut kawasan Bulan Sabit (Fertile Crescent) yang subur dari pendudukan orang Turki Usmani, Palestina diletakkan dibawah mandat Inggris. Sejak tahun tersebut dan dengan adanya perjanjian Balfour tahun 1917 Yahudi mulai berdatangan ke Palestina dibawah perlindungan Inggris.

Penjajahan Yahudi atas Baitul Maqdis. Sejak berdirinya Negara Israel sehingga pertempuran tahun 1967 (1948-1967): Pemerintahan Israel terkenal dengan istilah ;Negara dan Terorisme Negara. Pada awalnya setelah mereka berhasil mendirikan negara pada 1948, banyak kalangan yang memperkirakan bahwa Israel akan menghentikan secara bertahap bentuk-bentuk terorismenya. Tetapi ternyata pandangan tersebut meleset, justru pada saat bersamaan muncul empat buah fenomena berikut; 1) Pembentukan pasukan pertahanan Israel dari unsur–unsur organisasi terorisme zionisme seperti Haghana, Balmach, Arghon, Stern dan lain-lain. 2) Para pejabat organisasi-organisasi terorisme tersebut kemudian menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan Israel. 3) Pasukan Israel yang baru terbentuk ini, ternyata mempertahankan landasan terorisme sebagai dasar gerakan. 4) Pemerintah Israel tetap melanjutkan kebijakan terorismenya dalam bentuk terorisme negara.

Pada Juni 1967 "Perang Enam Hari" Israel melakukan sebuah operasi yang mirip dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Fasis Jepang pada tanggal 7 Desember 1941 atas Pearl Harbour, yang tanpa sesuatu pernyataan perang menyerang pusat pangkalan Amerika. Pada tanggal 5 Juni 1967, tanpa ada suatu pernyataan perang skwadron-skwadron angkatan udara Israel menghancur-leburkan angkatan udara Mesir yang masih berada di atas landasan. Mesir tidak bisa bangkit menyerang Israel karena hampir semua angkatan udaranya lumpuh.

Kejahatan perang yang mereka lakukan terhadap negara-negara Arab khususnya Mesir membuahkan hasil yang mereka harapkan. Setelah tahun 1967 tersebut kaum Zionis menduduki sebuah wilayah yang luasnya tiga kali lebih besar dari pada wilayah yang diberikan pada mereka berdasarkan pembagian yang ditetapkan pada tahun 1947. Salah satu wilayah caplokan barunya adalah Tebing Barat, Jalur Gaza dan Baitul Maqdis yang jatuh pada tanggal 8 Juni 1967. Sejak itu pemerintah Israel membangun pemukiman Yahudi secara besar-besaran dengan bantuan dari Organisasi Zionis Internasional, bank-bank Yahudi dan berbagai lembaga atau yayasan Yahudi di seluruh dunia. Khusus terhadap Baitul Maqdis dilakukan peng-Yahudian secara besar-besaran.

Sejak jatuhnya Baitul Maqdis pada Juni 1967, Israel telah melakukan perbuatan-perbuatan yang keji dan menyakitkan hati umat Islam terhadap masjid al-Aqsha. 1) Menciptakan ritual baru di dinding Masjid al-Aqso yang disebut "Dinding Ratapan" satu bentuk peribadatan baru yang tidak tertulis didalam kitab Taurot, Talmut maupun kitab-kitab kuno para pemimpin agamanya. Kawasan tersebut dirampas dari umat Islam. 2) Membakar masjid al-Aqsha pada tahun 1969. 3) Menggali berpuluh-puluh terowongan dan menciptakan ruang-ruang khusus untuk ritual, musium dll yang berada tepat dibawah masjid al-Aqsha. 4) Membangun sebuah kota agama untuk para wisatawan asing maupun lokal, dan bisa dinikmati oleh para pengunjung khususnya para generasi muda Yahudi. 5) Israel sengaja membuat kota wisatawan itu dari batu-batu buruk dan arsitektur klasik yang seakan-akan menggambarkan bahwa ia telah berusia ratusan tahun, gunanya untuk mengelabuhi para wisatawan dan khususnya generasi baru Yahudi bahwa Haikal Sulaiman itu memang wujud dibawahnya. 6) Mengizinkan para wisatawan asing maupun lokal untuk memasuki masjid al-Aqsha. 7) Melarang umat Islam yang berusia dibawah 44 tahun memasuki dan solat didalam masjid al-Aqsha. 8) Mendirikan pemukiman-pemukiman baru bagi warga Yahudi yang dekat dengan masjid dengan cara merampas tanahnya dari para pemiliknya bangsa Palestina. Sehingga Masjid al-Aqsha sekarang sudah mulai terkepung dengan pemukiman-pemukiman baru warga Yahudi. 9) Membangun tempat-tempat maksiyat semisal cafe-cafe untuk berdansa dan meminum-minuman keras persis di depan mihrab masjid al-Aqsha.

Pada saat ini Israel terus melakukan bentuk-bentuk aksi terorisme terhadap bangsa Palestina dan telah berkembang, baik kuantitas maupun kualitas baik waktu maupun tempatnya. Diantaranya adalah, pembunuhan terencana, memprovokasi dan menyerang warga Arab dimana saja, penghancuran masjid, bis dan kendaraan-kendaraan pribadi, rumah dan fasilitas umum, penyiksaan fisik, embargo ekonomi, penculikan, pembantaian sistematis, pengrusakan areal pertanian dengan racun maupun bouldoser, membunuh ternak, menghancurkan pusat-pusat perdagangan, mengebom sarana-sarana umum, meruntuhkan rumah-rumah penduduk dan lain-lain. Aksi terorisme yang masih baru adalah Pengahancuran Jenin, Pembunuhan para tokoh Hamas semisal Ahmad Yasin, Abdul Aziz Rantisi, pengeboman satu bulan penuh Libanon Selatan, penculikan dan pemenjaraan 40 ahli dewan dan 35 setingkat camat dan bupati dari Hamas tanpa adanya satu alasan dan bukti, aksi-aksi ini terus memuncak sehingga hari ini. Aksi kejahatan yang paling baru adalah penangkapan 33 tokoh-tokoh penting Hamas.

Masjid al-Aqsha sekarang telah tertawan oleh kebuasan Israel di tengah-tengah lalainya bangsa Arab Muslim yang jumlahnya hampir seratus juta, atau satu milyar umat Islam di seluruh dunia. Al-Quds memerlukan para mujahid sejati semisal Umar bin al-Khottob yang berhasil membukanya dari tangan-tangan kolonialis Romawi Timur yang zalim untuk dilestarikan kesuciannya dijaga kehormatannya sebagaimana dahulu berada dibawah jagaan para ambiya'. Al-Quds memerlukan pejuang gagah berani semisal Solahuddin al-Ayyubi yang menyatukan umat Islam sehingga berhasil memerdekakannya dari tangan-tangan tenara salib yang telah mengotorinya hampir sembilan puluh tahun. Umat Islam adalah penerus mata rantai risalah perjuangan para ambiya' dengan akidahnya yang lurus, oleh karena itu sudah tentu mereka yang paling berhak menjaga kesucian dan kehormatan masjid al-Aqsha tersebut. Kita berdoa semoga masjid al-Aqsha cepat dikembalikan oleh Allah s.w.t ketangan umat Islam.



[1] Makalah ditulis oleh DR. Muqoddam Cholil, MA. Ketua Harian KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina). Dalam rangka mengingatkan Pendudukan Zionis atas Masjid al-Aqsha pada 8 Juni 1967.